MATARAM—Semenjak Dana Desa (DD) digulirkan pemerintah pusat, peruntukan penggunaannya lebih banyak difokuskan pada pembangunan fisik. Sementara alokasi anggaran DD untuk pembangunan pedesaan bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat masih sangat minim.
![]() |
| Ketua Generasi SEhat Cerdas NTB YUni Riawati. |
“Kalau kita perhatikan, semenjak digulirkan pemerintah pusat, penggunaan DD kebanyakan terfokus pada pembangunan fisik, sementara pemberdayaan masyarakat dan SDM belum maksimal dilakukan desa” kata Yuni.
Padahal kata Yuni, pembangunan SDM dan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan keterampilan, pengembangan ekonomi kreatif dan kesehatan juga tidak kalah penting sebagai upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat pedesaan, sebagaimana tujuan dari penggunaan DD.
Untuk itulah, dirinya berharap, supaya penggunaan DD pada tahun 2017, selain fisik, pemberdayaan masyarakat dan SDM juga harus lebih diperhatikan, terutama dari sisi anggaran, sehingga keberadaan DD tidak saja bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara fisik, tapi juga pemberdayaan.
“Melalui FDI nantinya juga akan bisa mendorong dan menginspirasi desa untuk mau lebih peduli dan memperhatikan pembangunan pedesaan, baik ekonomi, pendidikan maupun kesehatan,” imbuh Yuni lagi.
Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi