BALIKPAPAN — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Balikpapan bercita-cita ingin memiliki stan untuk kerajinan UKM di sejumlah kecamatan. Hal itu disampaikan Ketua Umum Dekranasda Kota Balikpapan, Arita Rizal Effendi, dalam peringatan HUT Dekranasda ke-37 di Galeri Dekranasda, Jumat (3/3/2017).
![]() |
| Ketua Umum Dekranasda Kota Balikpapan, Arita Rizal Effendi. |
Menurut Arita dengan memiliki stan untuk perajin maka pelaku atau perajin akan terfasilitasi untuk mempromosikan produknya baik itu batik atau lainnya. Tak hanya stan di kecamatan, tapi harapannya juga dapat memiliki stan kerajinan di sentra wisata khususnya wilayah Kota Balikpapan.
“Ingin punya cita-cita mewujudkan stan perajin di kecamatan dan di sentra wisata. Itu harapannya, secara bertahap kita wujudkan,” ucapnya saat peringatan HUT Dekranasda ke-37, Jumat (3/3/2017).
Rita menjelaskan, stan itu untuk menghidupkan perajin di Balikpapan dengan produk-produk karyanya. Dekranasda salah satu wadah perajin atau pelaku usaha UKM untuk mempromosikan kerajinannya.
“Tidak hanya ingin menghidupkan perajin, tapi Dekranasda juga harus lebih dikenal dengan produk-produk asli daerah. Walau tak ada anggaran mari ajak pihak lain untuk memajukan,” tandasnya.
Pihaknya menyebutkan, tahun ini ada pelatihan tenun dan berupaya membudayakan batik tenun. “Katanya belum boleh belanja modal, alatnya dapat sumbangan dari Angkasa Pada,” sebutnya.
![]() |
| Suasana HUT Dekranasda ke-37 tahun di Galeri Dekranasda Balikpapan. |
Lanjut Arita, dengan semangat kerja keras bersama perajin yang memajukan hasil karyanya ke depan langkah menuju nasional dan internasional bisa terwujud.
Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti
