Warga Ketapang Keluhkan Jalan Penghubung Antar Kecamatan Penuh Kubangan

SELASA, 28 FEBRUARI 2017
LAMPUNG —Warga Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, mulai mengeluhkan kondisi jalan penghubung antarkecamatan di antaranya Kecamatan Ketapang dan Kecamatan Penengahan yang penuh dengan lubang dan semakin parah saat musim hujan selama beberapa bulan terakhir. Selain itu kerusakan jalan semakin parah akibat lalu-lalangnya berbagai jenis kendaraan yang melintas dengan tonase berlebih pengangkut material pasir, batu, dan komoditas hasil pertanian.

Kondisi jalan penghubung antar kecamatan yang rusak.

Andi (34), salah satu warga di Desa Sripendowo saat ditemui Cendana News mengungkapkan, pada beberapa titik sepanjang Desa Sri Pendowo telah dibangun jalan dengan sistem rigid pavement meski pada beberapa bagian masih dibangun dengan jalan aspal yang sudah rusak. Sebagian jalan yang rusak penuh lubang bahkan mengakibatkan pengendara kendaraan berbagai jenis harus ekstra hati-hati saat melintas di beberapa titik jalan penghubung antarkecamatan tersebut.

“Saat musim kemarau jalan penghubung antarkecamatan ini berdebu, sementara saat hujan penuh kubangan lumpur akibat aspal yang sebagian sudah terkelupas,” ungkap Andi, warga Desa Sripendowo saat dikonfirmasi Cendana News di ruas penghubung antara kecamatan Ketapang dan Kecamatan Penengahan, Selasa (28/2/2017).

Usulan terkait perbaikan jalan tersebut, menurut Andi, pernah disampaikan masyarakat namun perbaikan dilakukan hanya pada beberapa titik di antaranya dengan penimbunan menggunakan batu sabes oleh instansi terkait.  Sebab jalan tersebut merupakan jalan yang kerap digunakan sebagai jalur distribusi pertanian dan perkebunan sekaligus jalur lintas antar kecamatan.

Sebagian warga terpaksa melintas di jalur tersebut untuk menuju ke ibu kota Kabupaten Lampung Selatan akibat jalan penghubung di tanggul kuala juga kondisinya semakin parah dan rusak di beberapa titik. Tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat. Sebagian warga lebih memilih menempuh jalur memutar melalui Desa Sumberagung meski harus menempuh waktu lebih lama akibat jalur lintas Kecamatan Ketapang dan Kecamatan Penengahan semakin rusak.

Pengendara harus hati-hati melintasi jalanan yang rusak penuh lubang.

Warga berharap, perbaikan di beberapa titik yang semakin parah dengan penuh lubang bisa diperbaiki ditambah dengan tidak adanya fasilitas lampu penerangan sehingga pengendara yang melintas saat malam hari mengalami kesulitan. Terkait kerusakan jalan tersebut, pihak terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lampung Selatan, melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Hermansyah Hamidi, belum bisa dikonfirmasi.

Jurnalis: Henk Widi / Editor: Satmoko / Foto: Henk Widi

Lihat juga...