Satpol PP Sikka Bersihkan Jalan dari Pedagang Liar

SELASA, 14 FEBRUARI 2017

MAUMERE — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sikka tetap menempatkan para personil untuk melakukan pengamanan di jalan negara trans Flores di Pasar Geliting, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, agar para pedagang tidak lagi berjualan di sepanjang jalan negara dan menyebabkan kemacetan.

 Jalan negara bekas Pasar Geliting yang sepi dari aktvfitas pedagang yang menyebabkan kemacetan.

Demikian disampaikan Kepala Satpol PP Kabupaten Sikka, Yosef Benyamin, SH, saat ditemui Cendana News di Kantor Bupati Sikka, Senin  (13/2/2017), usai rapat koordinasi bersama Bupati Sikka.

Dikatakan Yosef, untuk jalanan sepanjang Pasar Geliting, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan dan pengendalian selama satu tahun sejak bulan Januari 2017. Para petugas akan ditempatkan berjaga di tempat ini dari jam  04.00 WITA sampai dengan jam 21.00 WITA.

“Kami sudah mendirikan tenda dan menempatkan personil di sana yang selalu berjaga agar pedagang tidak kembai berjualan dan ada yang mulai bertugas sejak jam 04.00 WITA,” ujarnya.

Selain itu, jelas Yosef, di depan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Alok yang sering dijadikan pasar dadakan, pihaknya juga menempatkan petugas yang berjaga sejak Subuh dan selalu melakukan patroli agar para pedagang sayur dan pakaian bekas tidak berjualan di tempat itu.

Petugas Satpol PP pun, tambahnya, akan laksanakan patroli setiap hari untuk memantau penjual ikan yang berjualan di sepanjang jalan negara di Kota Maumere. Sebab, ada protes dari pedagang di pasar-pasar kecil yang mengalami penurunan pendapatan.

“Semua penjual ikan yang ada di jalan negara akan terus kami tertibkan. Kami juga akan melakukan rapat koordinasi dengan para camat agar bisa diinformasikan kepada kepala desa terkait berbagai penertiban dan penegakan peraturan daerah,” paparnya.

Satu mobil personil Satpol PP, jelas mantan asisten dua bidang pemerintahan Setda Sikka ini, akan tetap melakukan patroli keliling Kota Maumere selama 3 shift. Koordinasi dengan Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban yang ada di setiap kelurahan dan desa juga sudah dilakukan, guna membantu tugas Satpol PP.

Selain itu, beber Yosef, masyarakat diimbau agar bisa bekerja sama dengan petugas Satpol PP  dan memahami tugas maupun wewenang yang dilakukan dalam melakukan penertiban bila ada pelanggaran peraturan daerah.

“Untuk sementara waktu, kami fokus untuk pengendalian keamanan kota dan belum masuk melakukan penertiban ke tempat hiburan maupun kos-kosan yang menjadi rencana kerja kita ke depan,” pungkasnya.

Pantaun Cendana News di lokasi bekas Pasar Geliting yang berada di samping jalan negara trans Flores dan depan TPI Alok Maumere, tidak ada aktivitas pedagang yang menjual dagangan di kedua tempat ini.

Kasat Pol PP Kabupaten Sikka, Yosef Benyamin, SH.

Selain itu, anak-anak yang menjual ikan di sepanjang jalan negara, tepatnya di Jalan Achmad Yani dan Jenderal Sudirman setiap sore juga sudah sulit ditemukan lagi. Meski masih ada satu-dua orang dewasa yang nekad berjualan secara sembunyi-sembunyi di depan SPBU Waipare.

Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary

Lihat juga...