JUMAT, 24 FEBRUARI 2017
JAKARTA — Dalam rangka Ulang Tahun ke-48 Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, M.M, Rektor Universitas Mercu Buana, memberikan penghargaan sekaligus pelepasan kepada dosen dan tenaga pendidik yang telah mendarmabaktikan tenaga serta pikirannya di Universitas Mercu Buana. 19 orang tenaga pendidik dan karyawan yang sudah berpuluh tahun memberikan kinerja dan kontribusi sehingga Universitas Mercu Buana telah meraih akreditasi A.
![]() |
| Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, M.M, Rektor Universitas Mercu Buana. |
Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, M.M, mengatakan, masa pensiun bukanlah akhir dari segala-galanya. Tetapi itu adalah awal untuk memberikan kontribusi di bidang yang lain. Menurutnya, pada akhirnya siapa pun akan mengalami masa purna bakti. Tentu tinggal bagaimana kita mempersiapkan diri untuk memasuki masa purna bakti. Tentu saja masih bisa tetap berkarya tanpa harus memberikan beban yang negatif kepada keluarga atau masyarakat. Universitas Mercu Buana sendiri di bagian direktorat sumber daya sudah menyiapkan tempat untuk memberikan pelatihan-pelatihan ketika memasuki masa purna bakti.
“Kuncinya kita harus menekuni hobi kita, memiliki banyak teman. Intinya bila kita memiliki minat dan didedikasikan secara sungguh-sungguh, maka menjadikan masa purna bakti tidak akan sia-sia,” jelasnya di sela-sela sambutan, Jumat (24/02/2017).
![]() |
| Suasana pemotongan tumpeng. |
Dalam perayaan ulang tahun ini juga dibarengi dengan peluncuran buku dengan judul Inspirasi Bangsa dan launching lembaga riset yang dipimpin oleh Darwin, yang telah lama malang-melintang di Malaysia mencoba mendarmabaktikan apa yang telah didapatkannya demi kemajuan dan keunggulan daya saing bangsa Indonesia. Khusus dalam bidang science ini Universitas Mercu Buana sangat beruntung memiliki Darwin yang akan memberikan atau mengajarkan kepada mereka-mereka yang tergabung di dalam science club.
Diharapkan dengan adanya science club di Universitas Mercu Buana menjadikan seorang dosen bukan hanya sebagai lecturer tetapi juga menjadi seorang coach dan mentor seperti yang disampaikan oleh Ki Hajar Dewantara yakni seorang guru berfungsi sebagai seorang pamong.
“Dengan adanya science club di Universitas Mercu Buana, saya berharap agar Universitas Mercu Buana akan berubah yang tadinya dari teaching university menjadi research base university. Perubahan tersebut tentunya harus didukung dari semua elemen dalam Universitas Mercu Buana,” jelasnya lagi.
![]() |
| Rektor Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, M.M (tengah) bersama jajaran civitas akademika Universitas Mercu Buana. |
Dalam rangka perayaan Ulang Tahun ke-48 pula, Rektor Universitas Mercu Buana, Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, M.M, memberikan beasiswa kepada tim Universitas Mercu Buana Science Club. Beasiswa dari University Technology Petronas ini dalam rangka kerjasama penelitian dan pembimbingan antara Associate Profesor Gunawan Wicaksono dari University Technology Petronas dan DR. Sagid Alfa dari Universitas Mercu Buana. Beasiswa ini diberikan secara simbolis kepada Andharani Kartikasani, S.T yang merupakan alumni Teknik Mesin Universitas Mercu Buana, yang tergabung dalam tim dari produk Metal Air Batterai from Solidwase yang mendapatkan medali perunggu di International Exhibition Kaohsiung, Taiwan tahun 2016. Pemberian beasiswa ini diwakili oleh Surya Perdana Ardiansyah dan Farah Alfiah Rahma dari UMB Science Club, serta perwakilan tim dari Yayasan Simetri sebagai tim pelatih oleh DR. Hendra Kui, untuk menerima beasiswa tersebut yang diberikan langsung oleh Rektor Universitas Mercu Buana, Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, M.M, serta Dekan Fakultas Teknik Danto Sukmajati yang memberikan surat tugas kepada tim Yayasan Simetri.
Jurnalis: M. Fahrizal / Editor: Satmoko / Foto: M. Fahrizal

