MINGGU, 26 FEBRUARI 2017
LAMPUNG — Berbagai minuman tersedia di Lampung untuk memanjakan masyarakat hingga wisatawan, mulai dari yang menonjolkan tradisionalnya hingga tambahan, inovasi yang memunculkan gaya baru. Berikut beberapa minuman yang dapat di nikmati saat berkunjung ke ujung Sumatera.
![]() |
| Gula merah menjadi pemanis yang digunakan untuk sakhebat kuweni dan mentimun |
Sakhebat Kuwini dan Mentimun, Minuman Segar Khas Lampung yang Mulai Jarang Dijumpai
Salah satu minuman khas masyarakat Lampung yang masih dipertahankan oleh beberapa warung tradisional di wilayah Lampung diantaranya adalah Serbat yang dikenal oleh warga dengan sebutan Sakhebat. Salah satu bahan yang kerap digunakan diantaranya jenis mangga kuweni atau kuwini, dugan atau kelapa muda, selasih, kiwol serta mentimun.
Salah satu pemilik warung makan di Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan, Rohaya (40) menyebutkan, penggunaan menyesuaikan musim dan bahan baku yang ada. Pada musim buah kuweni, sakhebat kuwini mendominasi. Begitu juga dengan saat musim buah yang lain.
Rohaya yang sehari hari juga berjualan jus buah buahan diantaranya alpukat, mangga, buah naga serta buah buahan lain mengaku minuman khas Lampung tersebut memang jarang dikenal. Generasi saat ini belum begitu mengenal minuman khas Lampung yang biasanya menjadi sajian saat berkumpul bersama keluarga besar lengkap dengan menikmati sajian kuliner khas Lampung lainnya diantaranya iwa panggang, iwa pais, iwa cuka (ikan panggang), dengan pais halinuan (pepes anakan lebah) serta seruit ikan. Namun dalam beberapa kesempatan sakhebat kerap dihidangkan dalam acara acara keluarga bahkan dalam kegiatan arisan.
“Saat saya masih muda minuman ini memang menjadi minuman yang banyak dibuat karena zaman itu belum ada alat blender atau belum banyak pilihan minuman lain seperti sekarang, tapi untuk membuatnya saya masih mengetahui semua bahan termasuk kuliner khas Lampung lainnya,”terang Rohaya saat ditemui Cendana News tengah menyerut mentimun dan mangga kuweni untuk bahan membuat Sakhebat, Minggu (26/2/2017).
Minuman Sakhebat (serbat) ungkap Rohaya lebih dominan menggunakan mangga kuweni/kuwini sebagai bahan baku utama, namun dalam pertemuan pertemuan yang melibatkan banyak orang bahan baku mentimun juga bisa digunakan.
Proses pembuatan sakhebat kuwini juga diakuinya cukup mudah diantaranya penyiapan mangga kuwini atau mentimun yang telah dicuci bersih selanjutnya dikupas dan dipotong kecil kecil menggunakan pisau atau diserut menggunakan alat penyerut.
![]() |
| Sakhebat siap disantap |
Selagi menyiapkan serutan mangga kuweni serta mentimun, es batu yang juga disiapkan di atas mangkuk atau gelas sebagai tempat untuk menghidangkan minuman tersebut. Serutan mangga kuweni dan mentimun bisa dikombinasikan menjadi satu atau bagi yang ingin merasakan satu jenis sekhbat bisa dipisah.
“Kalau suka kuweni saja bisa dipisah lengkap dengan air gula aren yang merah dan manis tapi kalau mau dicampur juga bisa ditambah susu atau sirup, rasa kecut dan asam masih akan terasa dominan pada sakhebat,”ungkap Rohaya.
Bagi yang masih ingin menikmati serbat mentimun atau mangga kuweni atau kangen dengan kuliner saat kecil, sajian serbat ini bisa diperoleh di kedai kuliner Kang Asep yang berada di Jalan Lintas Sumatera KM 70 Desa Pasuruan. Kang Asep (40) yang juga menjual beragam minuman jus buah bersama Rohaya juga menjual beragam makanan tradisional khas Lampung lainnya diantaranya seruit dan ikan bakar. Harga serbat perporsi yang nyaris sama dengan minuman jenis lain sekitar Rp10.000 per porsi untuk sakhebat mentimun dan sekitar Rp15.000 untuk sakhebat kuweni.
Kacang Merah Kreasi Sempurna yang Memadu Kasih dengan Minuman Menyegarkan
Bagi sebagian orang kacang khususnya kacang merah dan kacang tanah kerap digunakan untuk campuran sup makanan. Namun di tangan tangan kreatif para pencipta kuliner kacang merah dan kacang tanah diolah menjadi sajian minuman yang menyegarkan.
Salah satu kedai minuman yang mengolah kacang merah menjadi es diantaranya kedai Kacang Merah di Jalan Lintas Sumatera Desa Sukamaju Kecamatan Sidomulyo dan juga Kedai Sop Duren Mdi Kalianda yang berada di Jalan Kusuma Bangsa Way Urang Lampung Selatan.
Kreasi kacang merah yang dibuat oleh kedai kacang merah di Desa Sukamaju Kecamatan Sidomulyo merupakan kreasi sang pemilik,Suyanto (47) warga Pangkalpinang Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung yang akhirnya memperoleh jodoh, Jumilah (45) warga Sidomulyo Lampung Selatan.
“Kalau kacang merah umumnya diolah menjadi sup tapi di Palembang yang sekaligus tempat saya belajar membuat es kacang merah, kacang merah dikombinasikan dengan es, sirup, kacang hijau, cincau, tape menjadi minuman menyegarkan,”terang Suyanto saat ditemui Cendana News di kedai es kacang merah miliknya di Jalan Lintas Sumatera Desa Sukamaju Kecamatan Sidomulyo, Sabtu (25/2/2017).
![]() |
| Sop durian toping kacang merah dan kacang caca yang menyesuaikan selera pelanggan |
Kacang merah yang dicampurkan atau menjadi toping untuk minuman es campur dan dominan disebut es kacang merah merupakan perpaduan antara air gula tebu, sirup merah, tape dari ubi kayu, cincau serta ditambah serutan es yang disajikan dalam mangkuk besar.
Bagi yang tidak menyukai tape atau tambahan lain ia mengaku pelanggan bisa meminta untuk dikurangi beberapa tambahan sembari menikmati sajian mie ayam, mpek mpek bisa menyeruput es kacang merah buatan Suyanto dan sang isteri.
Kacang merah yang akan dicampurkan menjadi es kacang merah tersebut ungkap Suyanto terlebih dahulu direndam dan dimasak hingga empuk. Setelah matang kacang merah diletakkan dalam toples khusus yang dicampur dengan gula tebu sehingga menambah cita rasa manis sekaligus menambah kenikmatan saat menyantap kacang merah yang ada telah dicampurkan dengan serutan es batu dan tambahan sirup yang menggugah selera saat cuaca sedang panas terik.
Satu porsi es kacang merah yang dibanderol dengan harga Rp10.000 ukuran mangkuk besar tersebut pun bisa dinikmati dengan berbagai sajian lain diantaranya bakso, mpek mpek yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp10.000 hingga Rp15.000 perporsi.
Lokasi yang berada di dekat Jalan Lintas Sumatera tersebut membuat es kacang merah buatannya kerap menjadi rujukan sebab ia mengaku es kacang merah yang kini dikelola bersama sang isteri merupakan satu satunya kedai es kacang merah menetap di Lampung Selatan. Kalaupun ada ia mengaku beberapa penjual es kacang merah merupakan pedagang keliling menggunakan gerobak dan kedai es kacang merah yang ada lainnya berada di wilayah Teluk Betung.
“Kalau sebagian pelanggan ada yang kerap merasakan di Teluk Betung kini tak perlu jauh-jauh ke Teluk Betung karena es kacang merah yang kami buat oleh pelanggan rata rata tak kalah rasanya,”ungkap Suyanto.
Salah satu pelanggan, Amir (34) mengaku saat selesai bekerja dari Sidomulyo dan akan pulang ke Kalianda menyempatkan untuk mampir membeli es kacang merah dan menikmati bakso atau mie ayam.
Ia mengaku es kacang merah dengan dominan kacang merah pada es cukup mengandung gizi terutama bagi anak anak dan dengan penggunaan es yang menggunakan air matang dan diserut dipadukan dengan kacang merah, sajian es kacang merah tak hanya sekedar menjadi obat dahaga bahkan saat bulan puasa ia selalu membeli untuk persiapan berbuka puasa.
“Rasanya lumayan karena ini satu satunya kedai es kacang merah di sini dan kedai yang menyediakan kacang merah sebagai topping juga ada namun dengan konsep yang lain,”ungkap Amir.
![]() |
| Sunyoto pemilik kedai es kacang Merah di Jalan Lintas Sumatera Desa Sukamaju Kecamatan Sidomulyo |
Puas menikmati sajian es kacang merah yang dibuat oleh Suyanto dan sang isteri. Cendana News pun menyambangi salah satu kedai minuman yang menyediakan kacang merah dan jenis kacang yang lain untuk minuman. Salah satu kedai minuman yang memadukan bahan lain dengan kacang merah dan kacang lainnya diantaranya kedai Sop Durian Mdi Kalianda.
Sebutan “Mdi” menurut Januar (26) sang penanggungjawab kedai Sop Durian Mdi merupakan perpaduan dari sang penggagas kedai tersebut yakni Mufit dan Dani yang secara kebetulan sedang berada di luar kota. Yanuar mengaku konsep kedai sop durian yang menjadi tempat berkumpulnya anak anak muda di Kota Kalianda tersebut menyajikan berbagai varian rasa dominan durian dengan topping sesuai selera pelanggan.
Saat ini kedai minuman berbahan durian tersebut yang menjadi favorit para pelanggan diantaranya jenis sop durian original dan sop durian negro mulai dari ukuran pas, jumbo hingga teller. Ia mengaku beberapa menu sop durian bahkan dipadukan dengan berbagai varian rasa diantaranya ceria, brownies, ketan dan negro serta kacang caca. Khusus untuk kacang caca ia mengaku merupakan perpaduan antara roti oreo dan kacang jenis kacang tanah serta terkadang kacang merah.
“Nilai gizi dari kacang yang dikombinasikan dalam menu minuman merupakan salah satu cara untuk mengkonsumsi kacang, sebab selama ini kan mungkin banyak orang yang tak suka kacang tapi kalau dikombinasikan dengan minuman maka akan disukai,”terang Januar.
Ia bahkan mengungkapkan di beberapa kedai minuman penggunaan kacang mede, kacang hujau, kacang tanah masih dipertahakan terutama dominan kacang merah. Cendana News yang ingin merasakan sop durian ketan dipadukan dengan kacang merah menyeruput perpaduan rasa durian yang beraroma wangi terutama jenis durian yang langsung didatangkan dari Medan Provinsi Sumatera Utara sebagai bahan baku, rasa ketan serta kacang merah yang gurih.
Selain berbagai varian, sajian kacang caca yang dipadukan dengan roti serta brownies juga menurut Januar kerap dipesan oleh anak anak muda terutama porsi jumbo yang bisa dinikmati berdua oleh pasangan muda mudi yang tengah dimabuk asmara.
Beberapa varian sop durian dengan kacang caca sebagai salah satu menunya dibanderol dengan harga mulai dari Rp12.000 perporsi hingga termahal Rp22.000 perporsi. Beberapa menu lain yang ditawarkan dengan menu sop durian diantaranya Sop durian original dengan porsi pas seharga Rp12.000. ukuran jumbo dengan harga Rp17.000, ukuran teller dengan harga Rp21.000. Sop durian Ceria dengan ukuran pas seharga Rp13.000, ukuran jumbo Rp18.000 dan ukuran teller Rp22.000. Sop durian brwnies ukuran pas seharga Rp13.000, ukuran jumbo Rp18.000, ukuran teller Rp22.000 .Sementara itu varian rasa lain yang ditawarkan diantaranya kacang caca dan sop durian negro dengan harga ukuran pas Rp13.000, jumbo Rp18.000 dan teller Rp22.000 perporsi.
Selain sajian minuman menyegarkan dengan dipadu es yang nikmat saat disantap pada siang yang terik, beberapa menu lain juga ditawarkan di kedai sop durian Mdi diantaranya pempek bulat, ceker setan, nasi ceker setan, seblak sosis, seblak mie, kentang gireng, otak otak dan nasi ayam dengan harga ditawarkan mulai dari Rp12.000 hingga Rp16.000. Bagi yang ingin menikmati rasa kacang dipadukan dengan bahan lain menjadi menu minuman menyegarkan beragam rasa bisa menikmatinya di es kacang merah di Kecamatan Sidomulyo serta sop durian di kedai sop durian Mdi Kalianda.
Jurnalis : Henk Widi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Henk Widi


