Memancing, Dari Sekedar Mencari Hiburan Hingga Menyalurkan Hobi

MINGGU, 26 FEBRUARI 2017

LOMBOK — Salah satu cara sebagian warga menghabiskan libur akhir pekan, baik secara perorangan maupun bersama teman adalah dengan melakukan wisata mancing. Memancing bagi sebagian orang bahkan telah menjadi wisata pilihan yang mengasikkan.

Warga nampak asik memancing di pinggiran sungai Jangkuk Kota Mataram

Memancing tidak saja sekedar hiburan semata, tapi juga menantang bagi setiap orang untuk bisa mendapatkan ikan selama aktivitas dilakukan.

“Memancing juga sebagai tempat penyaluran dan pelampiasan mengasikkan bagi masyarakat yang hobi memancing ikan, baik di laut, bendungan, embung dan sungai,” kata Jumadil warga Kelurahan Pejeruk Kota Mataram saat memancing di pinggiran Sungai Jangkuk Mataram, Minggu (26/2/2017).

Bagi Jumadil bersama warga lain, terutama yang memang hobi memancing, tidak penting seberapa banyak ikan didapatkan, meski memang mendapatkan ikan banyak saat memancing tetap jadi tujuan, tapi terpenting adalah bagaimana hobi bisa tersalurkan.

Hardi, warga Kelurahan Ampenan Kota Mataram, mengaku, mancing mampu memberikan rasa tenang dan menghilangka rasa jenuh dan kebosanan dari aktivitas sehari – hari.

“Paling seru itu saat umpat dimakan ikan, bagaimana senangnya melihat ikan yang meronta dari kail yang nyangkut di angsang atau mulutnya, ada rasa kepuasan tersendiri kita rasakan,”sebutnya.

Diakuinya, setiap libur ahir pekan dirinya selalu datang mancing ke sungai Jangkuk Ampenan bersama teman-temannya, karena lokasi juga dekat dari rumah.

Pendi, warga Kelurahan Sukaraja Kota Mataram mengaku, dirinya datang memancing ke sungai Jangkuk memang untuk kebutuhan lauk kelurga.

Ia bahkan dalam satu minggu bisa dua sampai tiga kali datang memancing dengan membawa dua kail dan dalam sehari dirinya bisa mendapatkan antara 10 hingga 20 ikan dengan besaran ikan ukuran empat sampai lima jari tangan.

“Ikan yang biasanya banyak ketangkap adalah ikan nila dan tawes, terkadang juga ikan lele, lumayan untuk lauk di rumah bersama keluarga,” katanya.

Jurnalis : Turmuzi / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Turmuzi

Lihat juga...