Ketua MPR: Pejabat Berkhianat pada Negara Jika Utamakan Pekerja Asing

JUMAT, 17 FEBRUARI 2017
JAKARTA — Ketua MPR, Zulkifli Hasan, mengatakan, bahwa kalau ada pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh tenaga kerja asli Indonesia atau pribumi namun diprioritaskan oleh Tenaga Kerja Asing (TKA), maka pejabat yang memberikan izin tersebut telah berkhianat kepada bangsa.

Ketua MPR, Zulkifli Hasan.

Hal tersebut dikatakan Zul, sapaan akrabnya, saat menghadiri Sosialisasi Empat Pilar MPR, di Pasar Seni, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (17/2/2017), malam.

Menurutnya, negara dalam hal ini harus hadir di sektor tenaga kerja. Dengan demikian maka pekerja dalam negeri harus menjadi prioritas utama.

“Kalau ada tenaga kerja asing mengambil tenaga dalam negeri, sedangkan pekerjaan itu bisa dikerjakan oleh tenaga kerja kita, maka pejabat yang berwenang berkhianat,” ujar Zul menegaskan.

Zulkifli menambahkan, peran pejabat negara yang mengutamakan pekerja lokal merupakan pencerminan dari bentuk keadilan sosial yang memberi kesejahteraan bagi rakyat. Negeri Indonesia tidak boleh terjadi ketimpangan sosial dan ketimpangan ekonomi sebagai pencerminan dari sila-sila Pancasila.

“Kalau ada rakyat kita di daerah tidak bisa memiliki lahan, sedangkan perusahaan asing bisa memiliki jutaan hektar, maka hal itu juga bentuk pengkhianatan pada rakyat,” tandasnya.

Jurnalis: Adista Pattisahusiwa / Editor: Satmoko / Foto: Adista Pattisahusiwa

Lihat juga...