Belajar Wirausaha, Siswa SD di Ciamis Gelar Bazar Kuliner

SENIN, 27 FEBRUARI 2017

CIAMIS — Siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri 1 Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menjajakan berbagai jenis makanan dan miniuman di halaman sekolah setempat, Senin (27/2/2017). Tampak para siswa terlihat sibuk melayani pembeli di stand masing-masing. Berbagai makanan dan minuman yang dijajakan siswa ini cukup menggoda, apalagi es kacang ijo yang dibuat siswa sangat cocok untuk menghilangkan dahaga, karena cuaca yang cukup panas.

Bazar kuliner di SDN 1 Pamarican

Tawaran berbagai macam jenis makanan dan minuman dijajakan para siswa di setiap stand masing-masing. Mereka memiliki produk unggulan. Seperti di stand paling utara yang menyediakan berbagai macam minuman dingin seperti es kacang ijo dengan kemasan yang cukup menarik. Siapa saja yang melintas di depan stand ini pasti ingin singgah, hanya sekedar untuk melihat atau memesannya. “Coba saja, Bu, pasti akan hilang rasa haus dahaga Ibu jika minum es ini,” kata salah seorang siswa Kelas V, penjaga stand tersebut.

Sementara di stand bagian barat, banyak dijajakan makanan ringan seperti bola-bola susu, cimol goring, cilok goring,  keripik, pudding, pisang aroma, dan lain-lain. “Semua ini hasil kreativitas siswa di SD Negeri 1 Pamarican,” Kata Yanti Nurmala, S.Pd.I., salah seorang guru di sekolah tersebut.

Apa yang dijajakan siswa ini bukan hanya untuk dibeli para guru, siswa, dan penjaga sekolah, namun masyarakat sekitar pun diperkenankan untuk menikmati bazar makanan yang diadakan di depan halaman sekolah tersebut. Menurut Yanti, potensi siswa cukup menjanjikan dalam membuat produk usaha. Terutama makanan dan minuman. Ia menyebut, pudding yang dibuat siswa cukup enak dan paling laris dan yang pasti membuat lidah terasa bergoyang.

Apa yang dilakukan pihak sekolah pada bazar kewirausahaan ini merupakan sebuah terobosan. Yanti tidak ingin anak didiknya tinggal berdiam diri di rumah saja setelah lulus sekolah nantinya, melainkan bisa memanfaatkan peluang usaha yang ada. Seperti keahlian membuat makanan dan minuman, yang sekarang ini jarang dimiliki orang.

Yanti menambahkan, jika tidak ada kreativitas di zaman sekarang ini, maka akan ditinggal orang. Harus bisa bersaing dalam segala hal. Terutama pada bidang wirausaha. Potensi yang dimiliki para siswa-siswi ini, harus dibina dan dikembangkan sejak dini, sehingga kelak bila ia dewasa bisa berwirausaha yang lebih besar lagi. “Saya rasa siswa-siswi akan menjadi sukses jika, potensi yang dimiliki diasah dan dikembakan sejak sekarang,” pungkas Yanti.

Jurnalis: Baehaki Efendi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Baehaki Efendi

Lihat juga...