KAMIS 19 JANUARI 2017
MATARAM—Selama 2016, Produksi Gabah petani Nusa Tenggara Barat (NTB). Mencapai 2,5 juta ton gabah kering giling (GKG), jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahu 2015 yang hanya mencapai 2,1 juta ton.
![]() |
| Tanaman padi petani Kota Mataram nampak sudah mulai berisi. |
“Produksi gabah petani kita di NTB selama 2016 secara umum mengalami peningkatan dari 2,1 menjadi 2,5 juta ton tahun 2016” kata Kepala Dinas Pertanian NTB, Husnul Fauzi di Mataram, Kamis (19/1/2017)
Sementara untuk produksi beras selama 2016, jumlahnya mencapai 1,5 juta ton, sehingga memang baik gabah maupun beras, NTB mengalami surplus
Untuk tahun 2017 sendiri, produksi GKG ditargetkan bisa mengalami kenaikan menjadi 3 juta ton seiring masa panen di sebagian wilayah NTB telah dimulai
“Selain terus mendorong peningkatan hasil produksi, yang lebih penting dari itu harga gabah petani oleh bulog diharapkan bisa sesuai harga pokok penjualan (HPP) bahkan kalau bisa lebih” katanya.
Dengan demikian petani juga bisa menikmati keuntungan dari hasil yang diproleh sesuai dengan biaya dan tenaga dikeluarkan.
Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi