Rusun Belum Selesai, Relokasi Warga Muara Angke Tertunda

MINGGU, 15 JANUARI 2017

JAKARTA — Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk segera memindahkan (relokasi) sebagian warga Muara Angke, Jakarta Utara tampaknya masih belum bisa diwujudkan dalam waktu dekat ini. Salah satu alasannya adalah belum selesainya proses pembangunan rumah susun (Rusun) yang rencananya akan diperuntukkan sebagai tempat tinggal warga terdampak relokasi.
Sumarsono (jas putih) saat menyapa warga Jakarta setibanya di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat
Sumarsono, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta membenarkan dan mengakui bahwa proses pembangunan Rusun yang rencananya akan diperuntukkan bagi warga masyarakat di Muara Angke, Jakarta Utara tersebut untuk sementara masih belum bisa diwujudkan dalam waktu dekat. Pemprov DKI Jakarta masih terus mengusahakan mencari solusi terkait dengan permasalahan tersebut.
Sumarsono juga menjelaskan, proyek pembangunan telah direncanakan jauh-jauh hari sebelumnya. Pembangunan  masih terkendala, salah satunya adalah masalah keterbatasan atau ketersediaan dana anggaran yang berasal dari pihak ketiga (swasta).
“Terkait rencana proyek pembangunan rumah susun (Rusun) yang diperuntukkan untuk warga Muara Angke, Jakarta Utara tersebut kemungkinan masih belum bisa diwujudkan dalam waktu dekat, salah satu kendala utamanya adalah masalah pendanaan, khususnya dari pihak ketiga (swasta), Pemprov DKI Jakarta masih berusaha mencari solusi terbaik terkait dengan pendanaan tersebut,” katanya di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (15/1/2017).
Plt Gubernur DKI Jakarta tersebut tidak bersedia memberikan keterangan lebih rinci saat ditanya wartawan apakah nantinya pembangunan Rusun tersebut kemungkinan akan menggunakan dana yang diambilkan  dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta tampaknya masih akan mengusahakan pendanaan proyek pembangunan Rusun tersebut berasal dari pihak ketiga atau swasta.
“Dengan demikian maka untuk sementara waktu Pemprov  DKI Jakarta belum bisa memindahkan atau merelokasi warga masyarakat Muara Angke, Jakarta Utara dari pemukiman mereka yang kumuh dan tidak layak huni tersebut dalam waktu dekat, karena masih menunggu selesainya proyek pembangunan Rusun, nanti kalau proyek pembangunan Rusun tersebut sudah selesai, maka otomatis warga masyarakat Muara Angke akan segera kita pindahkan atau direlokasi ke Rusun tersebut,” kata Sumarsono.

Jurnalis : Eko Sulestyono / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Eko Sulestyono

Lihat juga...