![]() |
| NTP Bulan Desember 2016 mengalami kenaikan sebesar 0,18 persen. |
Tren
- Constitutional Purpose
- TKI dan Dakwah Islam
- Keseleo Pikir Presiden Prabowo Ketika Menuduh Kebijakan Sosial Ekonomi Pak Harto Neoliberal
- Presiden Prabowo dan Londo Ireng
- Oposisi, Frustrasi, dan Demokrasi
- Enam Bulan BoP Gaza
- Tiga Setengah Abad atau Kurang, Kenapa Jadi Polemik?
- Dominasi Pengelola SPPG vs Keadilan Sosial
- KDMP: Pangan, Transmigrasi dan Daerah 3T
- MBG Watch: Platform Pengawasan Digital
SELASA 3 JANUARI 2017
JAKARTA—Menurut data resmi yang berhasil dihimpun Cendana News pada saat acara jumpa pers di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, Jalan Dr. Soetomo, Pasar Baru, Jakarta Pusat, melaporkan bahwa perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) secara nasional sepanjang Desember 2016 tercatat sebesar 101,49 atau mengalami kenaikan sebesar 0,18 persen, apabila dibandingkan dengan NTP pada November 2016.
Menurut penjelasan Suhariyanto, Kepala BPS Pusat, salah satu penyebab terjadinya kenaikan NTP tersebut karena Indeks Harga yang Diterima Petani (LT) tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,53 persen. Angka tersebut lebih besar apabila dibandingkan dengan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (LB) yaitu sebesar 0,36 %.
Sepanjang Desember 2016, NTP Provinsi Riau tercatat mengalami kenaikan, yaitu sebesar 1,60 persen apabila dibandingkan dengan kenaikan NTP di semua provinsi yang ada di Indonesia.
“Begitu juga sebaliknya, sepanjang Desember 2016, NTP Provinsi Maluku Utara mengalami penurunan sebesar 1,08 persen, apabila dibandingkan dengan kenaikan NTP
Provinsi lainnya yang ada di Indonesia,” kata Suhariyanto kepada wartawan saat jumpa pers di Kantor BPS Pusat, Selasa siang (2/1/2007).
BPS Pusat sepanjang Desember 2016 telah terjadi inflasi di pedesaan yang tercatat sebesar 0,42 persen, hal ini terjadi karena disebabkan adanya kenaikan seluruh indeks kelompok konsumsi rumah tangga.
BPS Pusat juga melaporkan bahwa terkait dengan perkembangan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) secara nasional sepanjang Desember 2016 tercatat sebesar 110,72 atau mengalami kenaikan sebesar 0,35 persen apabila dibandingkan dengan NTUP pada bulan sebelumnya, yaitu November 2016.
Jurnalis: Eko Sulestyono/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono
Lihat juga...