SELASA, 10 JANUARI 2017
JAYAPURA — Kampung Indjros (Enggros) salah satu kampung dari delapan kampung di Provinsi Papua yang mendapatkan fasilitas wifi gratis dengan pengelolaan dan sosialisasi yang dapat membawa dampak positif.
| Kepala Pemerintahan Kampung Enggros, Orgenes Meraudje, saat mengemudi speed boat miliknya. |
Kepala Pemerintahan Kampung Enggros, Orgenes Meraudje mengaku, wifi yang telah terpasang sekitar beberapa minggu di kampung ini dapat menambah ilmu pengetahuan tersendiri bagi warga Indonesia yang mendiami kampung tersebut.
“Banyak manfaat yang didapat dari wifi internet gratis buat warga. Salah satunya bagi anak-anak sekolah yang mendapat tugas. Tak perlu jauh-jauh ke pusat kota untuk mengakses internet, karena dari sini sudah bisa,” kata Orgenes Meraudje kepada Cendana News, Selasa (10/1/2017).
Selain itu, dirinya akui, kampungnya dapat lebih dikenal dunia luar, karena masyarakat yang paham akan dunia maya khususnya media sosial, pastinya lebih sering mengunggah foto-foto mereka saat berada dikampung Enggros.
| Sejumlah pemuda-pemudi berkumpul mengakses wifi internet gratis di salah satu koridor jalan kampung Enggros. |
“Sudah pasti makin banyak yang akan tahu keseharian. Apa yang terjadi dan kegiatan apa saja di kampung ini dari anak-anak atau orang tua yang terhubung dunia maya dan mengunggah foto saat mereka beraktivitas di kampung ini,” tuturnya.
Ia pun tak pungkiri, ada hal negatif yang dapat merusak mental anak-anak zaman sekarang. Namun, pihaknya terus memberikan sosialisasi terhadap warganya terhadap bahaya dunia maya agar tak disalahgunakan dan dipraktekkan ke dunia nyata.
“Kalau wifi nyala dan mereka sudah bisa internet pasti mereka berkumpul di sekitar kantor kampung. Dan sudah pasti, sering lupa waktu, sampai-sampai dong (mereka) pu (punya) orang tua marah-marah karena tak kerjakan pekerjaan rumah seperti cuci piring, pakaian, dan lainnya,” kata Orgenes.
| Tiga anak perempuan mengakses internet gratis melalui android mereka. |
Untuk memperkenalkan Kampung Enggros yang tahun 2016 didaulat sebagai kampung wisata, menurut kepala kampung, pihaknya tengah merancang sebuah website atas nama Kampung Enggros. Di dalamnya akan dimasukkan informasi mulai dari sejarah, perekonomian, aktivitas, juga potensi apa yang ada di kampung tersebut.
“Kampung ini potensinya hanya ada dua, yakni budidaya ikan dan wisata. Masih akan dibahas lebih lanjut soal pembuatan website,” ujarnya.
Terkait adanya internet gratis di kampung tersebut, Nikson salah satu warga Padang Bulan, Abepura, saat berkunjung ke kampung tersebut mengaku kaget dan kagum. Karena ia dapat mengakses internet sesukanya untuk mengirim foto maupun video ke rekannya di luar Papua, tanpa harus bersusah payah ke pusat kota untuk mencari akses internet di warung internet (warnet).
“Ini satu terobosan yang bagus buat kampung ini. Karena untuk ke kampung ini saja kita harus menggunakan jasa ojek speed boat. Bisa dibayangkan, kalau mereka yang tinggal di kampung ini bolak-balik menggunakan speed boat hanya untuk mencari akses internet,” kata Nikson.
| Seorang anak mengakses wifi gratis di halaman kantor kepala kampung Enggros. |
Wifi Nusantara ini dipersembahkan dari BP3TI Kementerian Kominfo kepada Kampung Engros, yakni Kemerdekaan Akses Tanpa Batas, dengan tujuan membuka gerbong dunia maya agar saluran informasi keluar maupun masuk didapat oleh siapa saja yang berkunjung ke kampung tersebut.
Jurnalis: Indrayadi T Hatta / Editor: Satmoko / Foto: Indrayadi T Hatta