JAKARTA — Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan mengkritik kinerja masa pemerintahan Jokowi-JK selama dua tahun. Menurutnya, berbagai kebijakan yang telah diambil pemerintahan saat ini masih banyak yang belum sesuai dengan harapan, terutama di sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Saat ini yang yang masih menjadi sorotan dari rakyat yakni terkait capaian pembangunan proyek listrik 35 ribu megawatt,” ungkap Gus di Ruang Komisi VII, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis, (20/10/2016).
Dikatakan, program listrik 35 ribu MW, hingga kini masih proses, hal ini tentu pencapaian dari pemerintah belum maksimal. Proyek tersebut, kata dia, sudah berjalan tapi tersendat.
Untuk itu, menurutnya, semestinya pemerintah mengambil langkah serius, guna memperbaiki masalah terutama koordinasi kementerian atau lembaga.
Selain itu, Gus menambahkan, pemerintah juga harus meningkatkan produksi minyak dan gas (Migas).
Sebab, Lifting migas selama dua tahun pemerintahan Jokowi terus merosot. Kondisi produksi minyak terus menurun, hal ini menyebabkan kondisi impor makin besar.
“Nah, Impor yang besar itulah, yang akan menguras devisa negara dan mengganggu stabilitas rupiah. itu yang menjadi catatan penting,” Imbuhnya.