LAMPUNG — Puluhan pelajar di Kabupaten Lampung Selatan yang tergabung dalam ikatan pelajar Muhammadiyah mengikuti kegiatan seminar dan sarasehan empat pilar kebangsaan. Pemberian materi 4 pilar kebangsaan kepada ikatan pelajar Muhamadiyah diikuti oleh lebih dari 80 pelajar di kantor lembaga dakwah Muhammadiyah. Menjadi rarasumber dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan tersebut diantaranya Kepala staf Kodim (Kasdim) 0421/LS Mayor Inf Anwar, SE.
Menurut Mayor Inf Anwar SE, pemberian materi 4 pilar kebangsaan dilaksanakan dalam rangka membentuk karakter para pelajar di bawah naungan pengurus Muhamadiyah Kabupaten Lampung Selatan. Empat pilar merupakan hal paling mendasar dan esensial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Keempat pilar tersebut tida digeneralisir memiliki kesamaan kedudukan tetapi eksplisit sesuai dengan kedudukannya masing masing jadi tidak mereduksi (mengubah) kedudukan Pancasila.
“Istilah pilar dalam empat pilar kebangsaan dimaknai sebagai hal pokok, mendasar dan esensial yang memiliki sifat dinamis jadi sama sekali tidak menyamakan kedudukan Pancasila dengan pilar pilar lain apalagi mereduksi kedudukan Pancasila sebagai dasar negara yang dijamin dalam Pembukaan UU 1945,”ungkap Kasdim 0421/LS Mayor Inf Anwar SE yang menjadi narasumber pada puluhan ikatan pelajar Muhammadiyah di Kalianda, Kamis (20/10/2016)
Gagasan yang gencar disosialisasikan sejak beberapa tahun lalu oleh lembaga MPR RI tersebut dinilai sangat efektif guna menanamkan kembali nilai nilai luhur yang perlu dijadikan acuan dan pedoman bagi setiap warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Secara konkrit empat pilar kebangsaan harus dijabarkan dan menjiwai semua peraturan perundangan, institusi pendidikan, pertahanan serta semua sendi kehidupan bernegara. Empat pilar kebangsaan yang dimaksud menurut Mayor Inf. Anwar diantaranya; Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang Undang Dasar 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ia mengungkapkan saat ini perlu dilakukan penyampaian materi 4 pilar kebangsaan kepada pelajar yang saat ini semakin maju. Oleh karena itu Kasdim 0421/LS mengajak para putra putri ikatan pelajar Muhammadiyah agar lebih bisa memahami isi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI sebagai generasi penerus bangsa. Selain nilai nilai kebangsaan dalam materi empat pilar Kasdim juga memberikan penekanan agar para pelajar ingat kepada sejarah perjuangan para pahlawan memperoleh kemerdekaan,menanamkan jiwa cinta tanah air, semangat patriotisme dan lebih menanamkan jiwa nasionalisme ketimbang kesukuan di kalangan para putra putri pelajar Muhammadiyah di hadapkan dengan kondisi negara saat ini. Apalagi sebentar lagi diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda setiap tanggal 28 Oktober yang merupakan bukti persatuan para pemuda Indonesia pada tahun 1928 tanpa memperhatikan kesukuan dan golongan.
“Pada masa pergerakan kala itu para pemuda sudah memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi apalagi para pelajar yang hidup di zaman modern ini harus lebih meningkatkan jiwa nasionalismenya,”ungkap Kasdim.
Selain beberapa pilar yang sangat penting ia menekankan pilar keempat bentuk negara Kestuan adalah ketentuan yang diambli oleh founding fathers pada tahun 1945 berdasarkan pertimbangan dan hasil pembahasan yang cukup mendalam. Masyarakat Indonesia sebagai bangsa yang plural seharusnya sudah berperilaku saling menghormati, menghargai, toleransi dan mampu membangun bangsa dan negara.
Kegiatan seminar empat pilar kebangsaan tersebut menurut salah satu peserta yang berasal dari SMP Muhammadiyah Penengahan, Isnaini, mengaku sosilaisasi empat pilar sangat penting diberikan karena nilai nilai kebangsaan saat ini mulai menipis oleh gerusan budaya luar.
“Saya sangat mendukung langkah Kodim 0421/LS dalam upaya mengembalikan hal itu terutama kesadaran bahwa Indonesia juga punya nilai nilai kehidupan bernegara yang luhur,”ungkapnya.
Seminar tersebut juga sekaligus mengingatkan bahwa nilai nilai kebangsaan sudah mulai pudar dan harus ditebalkan lagi terutama dengan adanya penjelasan dari narasumber yang kompeten.
Sosialisasi empat pilar kebangsaan yang juga dihadiri oleh narasumber dari Polres Lampung Selatan dan Badan Narkotika (BNNK) Kabupaten Lampung Selatan berkaitan dengan paham Radikalisme, Komunisme dan Terorisme (RKT) serta bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja dan pelajar.
Para pemberi materi dalam sosialisasi tersebut menurut perwakilan pelajar putera puteri Muhammadiyah diharapkan dapat membentuk karakter putra putri pelajar Muhammadiyah sehingga bisa menjadi generasi penerus yang diharapkan negara Kesatuan RI.
Setelah penyampaian materi kepada puluhan pelajar para pelajar yang tergabung dalam ikatan pelajar Muhamadiyah ditutup dengan pemberian piagam penghargaan kepada Kodim 0421/Lamsel sebagai narasumber materi 4 pilar kebangsaan yang diwakili Kasdim 0421/Lamsel Mayor Inf Anwar SE.