BANDUNG — Walikota Bandung, Ridwan Kamil tidak mempermasalahkan bertambahnya pendatang baru di Kota Kembang usai libur Lebaran 2016. Namun yang hendak mengadu nasib tersebut jangan sampai datang tanpa tujuan sama sekali. Dikatakan, ada tiga hal penting yang harus dimiliki oleh pendatang baru.
“Dalam teori kota, tidak bisa ditahan-tahan yang kita bisa hanya mengimbau saja, bahwa yang ke Bandung harus punya modal, skill dan pekerjaan,” kata Ridwan di Bandung, Selasa (12/7/2016).
Pria karib disapa Emil ini pun tak bisa menahan pendatang yang mencoba peruntungan di Kota kembang. Hanya saja, minimal ada tujuan yang jelas, bukan sekedar ‘luntang-lantung’.
“Silahkan datang tetapi satu dari tiga itu harus ada,” ucapnya.
Lebih lanjut, menilik evaluasi dari Lebaran 2016, ia melihat dinamika tertinggi ada pada penertiban Pedangan Kaki Lima (PKL). Mengingat sempat terjadi gesekan dengan Satpol PP, menjelang hari raya Idulfitri 1437 Hijriyah.
“Tetapi secara umum kita sudah sangat baik. Sudah ditangkap 10 PKL yang berbuat ulah, dan sebagian besar dari laporan bukan orang Bandung,” paparnya.
Begitu pula volume sampah yang memang naik pasca Lebaran. Emil mengklaim sudah bisa ditangulangi.
“Permasalahan kedua sampah naik. Jadi pendatang ini yang tidak menghormati,” pungkasnya.