Swasembada Daging Sapi di Jabar Diprediksi Baru Terjadi Minimal 10 Tahun Lagi

JUMAT, 15 JULI 2016

BANDUNG — Kepala Dinas Peternakan Jawa Barat (Jabar), Dodi Firman, menyampaikan untuk mewujudkan swasembada daging sapi di Jabar tidak bisa dilakukan dengan waktu singkat. Diprediksi minimal butuh 10 tahun, mengingat pertumbuhannya hanya mencapai 5 persen atau 20 ribu ekor pertahun. Menurutnya, swasembada memang ampuh menekan harga sapi yang cenderung melambung.

“Kalau populasi sapi di Jabar saat ini mencapai 300 hingga 400 ribu ekor pertahun,” ujar Dodi, Jumat (15/7/2016).
Pihaknya, sudah melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan swasembada. Dari mulai sosialisasi, pembinaan, bimbingan teknis, sekolah lapang rawit adi sarana pelaksanaan insemisasi dan gerakan berakhir serentak.
Selain itu, juga terus menjaga pasokan sapi di Jabar agar tetap aman. Terutama di hari-hari besar, mengingat permintaan pasar selalu meningkat.
“Jadi hal itu yang kami jaga, Jabar harus tetap aman pasokan sapinya,” jelasnya.
Mau tak mau, import sapi pun akhirnya menjadi formulasi sebagai upaya menjaga kestabilan pasokan sapi. Dikatakan, Jabar membutuhkan 700 ekor sapi untuk satu tahun. Terkait hal itu, Dinas Peternakan Jabar akan gencar mensosialisasikan daging import yang datang ke dalam negeri.
“Dari pemerintah juga sudah ada aturannnya mana yang boleh masuk,” pungkasnya.(Rianto Nudiansyah)
Lihat juga...