SABTU, 23 JULI 2016
SUMENEP — Banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) mati di sejumlah jalan wilayah utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, rupanya tidak kunjung diperbaiki. Padahal jalan tersebut merupakan daerah rawan adanya tindakan kriminal, sehingga pengendara yang melintas saat malam hari merasa khawatir akan terjadi sesuatu hal-hal yang tidak diinginkan.
![]() |
| Lampu PJU mati yang tidak kunjung diperbaiki. |
Lampu penerangan jalan yang berlokasi di Desa Jabaan, Kecamatan Manding, sudah lama mati. Namun pemerintah daerah setempat terkesan lepas tangan, sehingga keberadaan lampu yang tidak lagi menerangi jalan tak kunjung diperbaiki. Akibatnya ketika malam hari jalan tersebut seperti melintas dalam hutan, selain sepi dan banyaknya pepohonan jalan itu juga jauh dari pemukiman.
“Sepanjang jalan ini sejak dulu terkenal daerah rawan kriminal, tetapi sayangnya lampu penerangan jalan yang sudah lama mati sepertinya memang dibiarkan tanpa ada perbaikan. Padahal penerangan itu sangat dibutuhkan oleh pengendara agar jarak pandang bisa lebih terang,” kata Abd. Salam (32), salah seorang pengendara yang melintas, Sabtu (23/7/2016).

Disebutkan, bahwa pemerintah seharusnya memperhatikan keberadaan lampu penerangan jalan yang banyak mati, karena hal itu merupakan sebuah kebutuhan bagi para pengendara ketika melintasi daerah rawan tindakan kriminal. Karena selama lampu penerangan tersebut mati pengendara merasa ketakutan akibat jarak pandang yang kurang jelas, sehingga apabila ada orang akan melakukan tidak kejahatan tidak akan terlihat.
“Jalan ini merupakan jalur utama yang sering dilintasi oleh masyarakat wilayah Pantura daerah ini, jadi jika lampu penerangan tidak kunjung diperbaiki sangat rawan terjadi tindakan kriminal, seperti, perampokan, penjambretan dan lainnya. Makanya ini perlu diperhatikan secara serius, agar tidak sering dikeluhkan oleh masyarakat,” jelasnya.
Mereka berharap pemerintah daerah segera memperbaikinya lampu penerangan jalan tersebut, agar pengendara yang ingin melintas pada malam hari tidak lagi merasa ketakutan. Sebab apabila lampu penerangan sedang menyala, jarak pandang para pengendara lebih jelas, maka ketika ada sesuatu tindakan yang mengarah terhadap tindakan kriminal dapat diketahuinya. (M. Fahrul)