JUMAT, 29 JULI 2016
YOGYAKARTA — Dalam masa awal resesnya di Yogyakarta, Jumat (29/7/2016), Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Hediati Soeharto menyambangi Kampung Gurameh Mina Mulyo di Dusun Kergan, Tirtomulyo, Kretek, Bantul. Kampung dengan potensi ikan gurami 4 ton pertahun itu ternyata masih mengalami kendala terbatasnya bibit dan pemasaran. Selain itu juga tingginya harga pakan dan masih belum adanya alat pengolah pakan mandiri yang dimiliki oleh kelompok mina gurami Dusun Kergan.

Sekretaris Kampung Gurameh Mina Mulyo, Suroto, mengatakan, selama ini pihaknya masih harus mendatangkan bibit ikan gurami dari Purwokerto, Jawa Tengah. Hal itu karena petani ikan gurami di tempatnya belum mampu melakukan pemijahan telur gurami. Sementara dalam pemasaran hasil panennya, pihaknya pun belum bisa langsung menjualnya kepada konsumen, sehingga harga jualnya menjadi rendah.
Terhadap berbagai kendala tersebut, Titiek Soeharto menyarankan agar para petani ikan di Dusun Kergan belajar cara pemijahan yang sebenarnya ada di Sleman dan di Kota Yogyakata. Dengan demikian tak harus mendatangkan bibit jauh-jauh dari Purwokerto. Titiek Soeharto juga menyerahkan bantuan sejumlah uang guna mengirim empat warga Dusun Kergan untuk belajar cara pamijahan telur gurami.

Sementara itu terhadap kendala harga pakan yang tidak stabil, Titiek Soeharto berharap agar petani ikan di Dusun Kergan bisa mengajukan permohonan bantuan alat pengolah pakan mandiri, sehingga tak harus bergantung kepada pakan pabrikan. Sedangkan soal pemasaran, Titiek meminta kepada dinas terkait setempat bisa membantu mencari jalan keluarnya.
Kampung Gurameh Mina Mulyo selama ini mampu menghasilkan 5 Kwintal ikan gurami siap konsumsi dari 1.000 ekor bibit yang dikelolanya. Dengan lahan seluas 6.500 Meterpersegi, kolam ikan gurami dikerjakan oleh sebanyak 32 orang anggota.

Selain sebagai sentra produksi ikan gurami, Kampung Gurameh Mina Mulyo juga dikembangkan sebagai kampung wisata dan kampung edukasi beternak ikan gurami dan lele, namun belum maksimal, sehingga Titiek Soeharto pun dalam kesempatan itu meminta kepada dinas terkait untuk lebih memperhatikan perkembangan wilayah Dusun Kergan yang dinilai memiliki banyak potensi.
[Koko Triarko]