JAKARTA — Malam ini sebuah organisasi yang menamakan dirinya dari Solidaritas Pelaut Indonesia (SPI) sedang menggelar acara syukuran sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun nya yang ke 8 atau Sewindu berdirinya organisasi tersebut. Acara digelar di salah satu ruangan di Hotel Mercure, yang terletak di Jalan Raya Cikini, Menteng, Jakarta Selatan, Sabtu malam (4/6/2016) mulai pukul 19:00 WIB hingga selesai.
Selain dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua beserta segenap anggota Solidaritas Pelaut Indonesia (SPI), juga turut mengundang DR. Agus Hermanto sebagai Dewan Pembina SPI yang dikenal Wakil Ketua DPR RI, DR. Laksamana Madya (Laksdya) TNI AL D.A. Mamahit sebagai Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) sebagai Dewan Penasehat SPI, Budhi Halim sebagai Dewan Pembina SPI, DR. Ir. Tajuk Sukardiman, Msi sebagai Dewan Pembina SPI dan Ir. Dedy Darmawan sebagai Dewan Pembina SPI.
Selain itu dijadwalkan akan hadir beberapa tamu undangan penting lainnya seperti Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan beserta jajaran Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Duta Besar Filipina untuk Indonesia atau yang mewakili dan tamu-tamu undangan lainnya.
Selain itu SPI juga mengundang Mayor Jendral TNI (Pur) Kivlan Zein, mantan Kepala Staf Kostrad (Kas Kostrad) yang dianggap turut berjasa selama proses negosiasi yang berhasil membebaskan 14 pelaut Indonesia yang sebelumnya sempat disandera oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di sebuah pulau di negara Filipina beberapa waktu yang lalu.
Pius Laja Pera, Ketua Umum Solidaritas Pelaut Indonesia (SPI) mengatakan “Solidaritas Pelaut Indonesia (SPI) dideklarasikan untuk pertama kalinya pada tanggal 10 Agustus tahun 2000, SPI didirikan di tengah carut marut nya organisasi profesi pelaut di Indonesia, SPI hadir dengan satu visi yaitu Menjadi Penyambung Lidah Pelaut Indonesia dalam memperjuangkan Hak-Hak dan mengarahkan serta membina Para Pelaut Indonesia menjadi Pelaut-Pelaut Profesional, Cerdas dan Berintegritas” demikian katanya dalam pidato sambutannya, Sabtu (4/6/2016).(Eko Sulestyono)