Protes Taxi Luar Kota, Puluhan Angkot Karanganyar Mogok Operasi

RABU, 1 JUNI 2016

SOLO —- Sebanyak 65 angkutan kota (Angkot) di Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu pagi sampai siang (1/6/16), menggelar aksi mogok operasi di Terminal Jongke, Karanganyar. Aksi puluhan sopir angkot mogok kerja ini buntut dari protes Taxi luar kota yang menyerobot wilayahnya. 

Salah satu sopir angkot, Suyono, mengatakan aksi puluhan akot jalur kota Karanganyar itu sebagai bentuk protes tidak tegasnya Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karanganyar yang dinilai menutup mata dengan adanya moda transportasi massa luar kota yang masuk ke wilayahnya. “Kita sudah berulang kali melaporkan adanya Taxi yang mencari penumpang di Karanganyar. Sebenarnya kita tidak mau ribut-ribut, tapi kalau dibiarkan terus – menerus kita terus merugi,” ujarnya saat ditemui Cendana News, disela-sela aksi pada Rabu siang.  
Dikatakan Suyono, Taxi yang diprotes puluhan angkot Karanganyar itu berasal dari Kota Solo, yang sering mencari penumpang (ngetem) di wilayah Palur, Jaten. Menurutnya, para sopir angkot juga telah melaporkan adanya transportasi massa yang menyerobot wilayah angkot kepada Dishubkominfo, namun sejauh ini belum ada tindakan tegas. 
“Dengan tidak ada respon, kami justru menduga Dishubkominfo ada apa-apanya. Sebab, sudah tau ada laporan tapi tidak ada tindakan tegas. Kalau seperti ini kami yang selalu dirugikan,” terangnya. 
Angkot Karanganyar pada dasarnya tidak keberatan jika ada Taxi luar kota yang mengantarkan penumpang masuk di wilayah Kabupaten yg berada di sisi barat gunung Lawu tersebut. Hanya saja, untuk Taxi yang mencari penumpang atau ngetem di Karanganyar memang menyalahi prosedur yang selama ini dijalankan Pemkab Karanganyar. 
“Kami minta Dishubkominfo tegas, Taxi yang kedapatan nakal harus ada hukuman yang jelas. Jangan sampai terkesan ada pembiaran dari pemerintah,” pungkasnya. 
Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Karanganyar, Agus Cipto Waluyo usai menemui perwakilan sopir angkot menyatakan, apa yang dikeluhkan angkot akan segera ditindak lanjuti. Pihaknya juga telah meminta Satlantas Polres Karanganyar untuk bekerjasama menertibkan adanya Taxi luar kota yang mencari penumpang di Karanganyar. 
“Sebenarnya tidak ada masalah, hanya miskomunikasi. Kita sebenarnya sudah menindak lanjuti Pasca ada laporan. Hanya saja baru sebatas pengawasan Taxi luar kota,” kilahnya. 
Pihaknya berjanji, dalam waktu dekat akan menggelar razia khususnya Taxi luar kota yang mencari penumpang di Karanganyar. Agus juga meminta Satlantas Karanganyar menindak Taxi luar kota yang kedapatan ngetem di wilayah Bumi Intanpari. 
Pantauan Cendana News, puluhan angkot di Karanganyar melakukan aksi mogok operasi ini membuat penumpang terlantar. Bahkan, angkot yang sebelumnya tidak tahu, dan menarik penumpang, sesampai di Terminal Jongke diminta untuk turun dan berpindah ke moda transportasi lain. (Harun Alrosid)
Lihat juga...