Dewan Sayangkan Operasi Pasar Yang Sentuh Masyarakat di Kepulauan

SELASA, 14 JUNI 2016
SUMENEP — Belum adanya operasi pasar yang menyentuh masyarakat di kepulauan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menuai sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Pasalnya ketika bulan suci Ramadhan harga kebutuhan pokok di daerah pulau juga cenderung naik, bahkan kenaikan harga tersebut lebih tinggi dibanding dengan di wilayah daratan.

Masdawi, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
 (DPRD) Kabupaten Sumenep.

Seharusnya pemerintah daerah memperhatikan nasib masyarakat kepulauan di saat bulan Puasa seperti ini, sehingga ketika masuk bulan Puasa daerah pulau juga dilaksanakan operasi pasar, agar masyarakat juga bisa menikmati harga kebutuhan pokok yang murah. Tetapi pada kenyataannya pihak terkait hanya biasa melaksanakan pasar murah di wilayah daratan saja, itupun hanya di daerah perkotaan.
“Maka perlu juga di seluruh kepulauan diadakan operasi pasar agar masyarakat pada saat bulan Puasa yang harga sembako akan melambung tinggi dapat diantisipasi, karena di daerah pulau jika bulan Puasa seluruh kebutuhan masyarakat harganya akan naik. Bahkan bahan bakar minyak (BBM) terkadang harganya ikut naik juga, sehingga jika ada operasi pasar jangan hanya di wilayah daratan saja,” kata Masdawi, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Selasa (14/6/2016).
Disebutkan, bahwa seharusnya operasi pasar tersebut juga dapat menyentuh masyarakat di kepulauan, karena juga terdapat pasar induk yang bisa mengakomodir masyarakat dari berbagai desa, sehingga cukup layak untuk tempat pasar murah. Tetapi sayangnya hingga saat ini pihak terkait belum ada upaya untuk menggelar operasi pasar di kepulauan, akibatnya masyarakat yang berbelanja ke luar kabupaten ini.
“Karena produk yang dibeli dari luar Kabupaten Sumenep itu lebih murah, sehingga masyarakat pulau kebanyakan berbelanja ke daerah Kabupaten Situbondo. Jadi pemerintah harus turun tangan menangani gejolak harga di bulan Puasa ini,” jelasnya.
Daerah kepulauan semestinya lebih diutamakan oleh pemerintah dalam mengadakan operasi pasar, karena lonjakan harga kebubuhan pokok yang cukup drastis adalah di wilayah kepulauan. Sehingga pemerintah memperhatikan secara serius terhadap nasib masyarakat pulau, agar mereka juga bisa merasakan harga kebutuhan pokok dengan harga murah di bulan suci Ramadhan. (M. Fahrul)    
Lihat juga...