RABU, 8 JUNI 2016
SURABAYA — Salah satu kearifan lokal saat Lebaran yakni budaya mudik. Namun jika tak diatur saat berlalu lintas kemungkinan besar bisa menimbulkan kemacetan pada titik tertentu. Menghindari hal tersebut, Pemerintah provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mempersiapkan 510 bus untuk mudik dan balik gratis pada Lebaran mendatang.

Sebanyak 510 bus mudik gratis yang dibiayai pemerintah provinsi itu terdiri dari 328 bus mudik dan 122 bus balik, yang mampu mengangkut 24.750 penumpang. Calon peserta tinggal memenuhi persyaratan berupa fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
Tak hanya bus, Pemprov Jatim juga menyediakan angkutan laut berupa kapal mudik dan balik gratis ke tiga rute pulau terpencil. Yakni pelabuhan Tanjung Perak Surabaya-Masalembo, Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi-Sapeken, dan Pelabuhan Kalianget Sumenep-Kangean.
Pendaftarannya bakal dibuka antara 13 Juni-11 Juli 2016 untuk masa pelaksanaan mudik dan balik gratis pada 29 Juni-11 Juli 2016.”Masing-masing 12 perjalanan dengan total penumpang sekitar 7.200 orang,” jelas Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi di Surabaya, Rabu (8/6/2016).
Selain itu, pihaknya menyediakan 60 bus khusus penjemput (shuttle bus) pemudik dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Terminal Purabaya. Hal itu dilakukan agar penumpang yang ingin berpindah alat transportasi dari laut ke darat, tak menumpuk di pelabuhan.
Wahid menambahkan mudik gratis digelar pada 3-4 Juli 2016, sedangkan balik gratisnya dilaksanakan 9-16 Juli 2016. Sedangkan dari pihak pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Timur mempersiapkan 40 bus mudik gratis dan pihak swasta mempersiapkan 130 bus mudik. Termasuk menyediakan angkutan sepeda motor berupa 8 truk dan 400 unit bus ke lima daerah tujuan, yakni Blitar, Tulungagung, Madiun, Banyuwangi, dan Trenggalek.
“Total angkutan jalan yang dipersiapkan sebanyak 680 bus dengan perkiraan mampu mengangkut 61.600 orang. Pendaftaran mudik gratis dibuka pada Sabtu, 11 Juni 2016 sampai tiket habis,” cakapnya.
[Charolin Pebrianti]