Tak Punya Arena, Komunitas BMX Berlatih di Terminal

SABTU, 14 MEI 2016

ACEH — Komunitas Bicycle Moto Cross (BMX) Lhokseumawe, Provinsi Aceh, memanfaatkan terminal angkutan umum sebagai arena bermain dan berlatih. Pasalnya, komunitas yang diisi oleh anak-anak remaja ini tidak memiliki tempat untuk menyalurkan hobi mereka tersebut.
“Cuma disini tempat yang bisa kami pakai sebagai tempat main untuk latihan, belajar berbagai macam atraksi sepeda BMX,”  ujar Rifki, salah seorang anggota Komunitas BMX Lhokseumawe, kepada Cendana News, Sabtu (14/5/2016).
Menurut Rifki, hampir setiap hari mereka menggunakan terminal tersebut sebagai tempat bermain. Namun mereka tak pernah mengganggu aktivitas kendaraan dan warga yang lalu lalang karena menggunakan lahan tersebut saat sore menjelang.
Pada sore hari, terminal tersebut sudah tidak digunakan oleh kendaraan umum. Sejak sore hinga tengah malam, terminal digunakan sebagai lokasi wisata kuliner oleh warga sekitar. Saat malam, berjejeran gerobak yang menyediakan meja dan kursi menjual berbagai macam aneka makanan ringan dan minuman, seperti bandrek.
“Kami mainnya agak jauh dari para pedagang dan pengunjung, sejauh ini kami tidak pernah kena marah, malah kami dianggap bisa menjadi hiburan buat pengunjung. Mereka senang melihat atraksi-atraksi kami,” kata Rifki.
Selain komunitas sepeda, terminal yang memiliki lahan yang cukup luas tersebut juga sering dimanfaatkan oleh komunitas skateboard. Komunitas yang juga tak memiliki sarana untuk bermain ini memanfaatkan kursi-kursi yang ada dalam bangunan terminal sebagai sarana untuk menunjukkan keahlian mereka dalam bermain.
Meski tak pernah mendapat komplain dari siapapun, Rifki mengaku tidak ingin selamanya bermain di tempat umum tersebut. Rifki dan teman-temannya berharap, pemerintah menyediakan sarana olah raga yang memadai di kota tersebut.
“Kami sih berharap pemerintah mau menyediakan lokasi olah raga yang memadai, mungkin semacam sport center yang didalamnya juga terdapat sarana latihan untuk kami, sehingga kami tidak lagi menggunakan tempat umum,” pungkas Rifki.
[Zulfikar Husein]
Lihat juga...