Komite Etik Tegur Keras Dua Kandidat Ketum Golkar

SENIN, 16 MEI 2016

BALI—Komite Etik menjatuhkan teguran keras kepada dua kandidat Ketua Umum DPP Partai Golkar. Ketua Komite Etik, Fadel Muhammad menuturkan, lembaganya telah banyak menerima berbagai pengaduan. Pengaduan yang diterimanya tak hanya ditujukan kepada calon ketua umum belaka, tetapi juga kepada penyelenggara seperti SC, OC dan lainnya. “Terhadap pengaduan yang kami terima, sampai saat ini kami menerima 205 pengaduan,” tutur Fadel saat memberi keterangan resmi, Senin 16 Mei 2016.


Ratusan pengaduan tersebut dari berbagai jenis mulai dari pesan singkat (SMS), lisan dan pengaduan tertulis. “Tetapi banyak yang tidak bisa kami proses karena bukti-buktinya tidak cukup,” jelas dia. Atas pengaduan-pengaduan tersebut, Fadel mengaku lembaganya telah memberikan surat teguran keras, surat peringatan dan surat imbauan kepda masing-masing kandidat, tim sukses berserta orang yagn diduga melakukan pelanggaran etik. 
“Ada 23 surat yang kami keluarkan terdiri dari 2 surat teguran keras, 6 surat peringatan dan yang lain, sebanyak 15 surat imnbauan,” kata dia.
Hanya saja, Fadel menyebut tak dapat mengungkap kepada siapa saja surat tersebut dijatuhkan dan dalam konteks apa. “Dalam konteks isi surat tersebut kami komite etik tidak menyampaikan kepada publik karean bersifat rahasia,” beber Fadel.
Pada saat sama, Fadel juga mengaku lembaganya selalu memantau proses jalannya sidang paripurna yang tengah berlangsung.
“Saat ini kita jaga betul, apakah sewenang-wenang atau tidak. Perilaku para peserta kami juga perhatikan, kami menegur mereka dan sebagainya. Kami tetap melakukan pengawasan dengan menempatkan Satgas kita di tempat pemegang hak suara dan calon ketua umum tinggal. Kita terus mengawasi,” ungkapnya.
Fadel mengaku memiliki tim yang selalu mengawasi setiap gerak-gerik kandidat dan para peserta. Tim yang disebar, lanjut Fadel, selalu memberikan laporan berkala mengenai hal-hal yang mereka temukan di lapangan. (Bobby Andalan)
Lihat juga...