Dipenuhi Bahan Mudah Terbakar, Petugas Sulit Menjinakan Api

SABTU, 14 MEI 2016

SOLO —  Gudang yang berisi kapas di sebuah pabrik Delta Dunia Textil Group di Karanganyar, Jawa Tengah hangus dilalap si jago merah pada Jumat malam (13/5/2016). Banyaknya bahan yang mudah terbakar menyebabkan petugas harus berjibaku hampir empat jam untuk memadamkan api.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Nugroho menyatakan, banyaknya kapas yang  ada di gudang pabrik textile itu mengakibatkan petugas kesulitan menjinakkan api. Menurutnya, hingga pukul 24.00 WIB api belum bisa  dipadamkan. 
“Pabrik baru saja mendatangkan kapas dalam jumlah ribuan Ball. Ini yang membuat petugas kesulitan menjinakkan api, karena barang-barang yang mudah terbakar,” tambah Nugroho. 
Besarnya api yang membakar gudang kapas pabrik Dunia Textil Group ini pihaknya meminta bantuan mobil pemadam kebakaran di Solo  Raya. Api baru bisa dijinakkan setelah pukul 02.00 WIB, Kamis dini hari (14/5). 
“Untuk korban jiwa tidak ada, sedangkan kerugian materi sampai saat ini belum bisa diketahui. Selain banyaknya kapas yang di dalam  gudang, sulitnya pemadaman juga karena angin cukup kencang,” pungkas Nugroho. 
Sementara itu, seorang saksi mata yang juga karyawan pabrik Delta Dunia Textil Group, Joko menyebutkan, kebakaran ekitar pukul 20.30 WIB.  Awalnya titik api terlihat di salah satu ventilasi gudang yang memuat 15 ribu Ball kapas dalam pabrik tersebut. Karyawan yang merasa  curiga langsung mengecek lokasi, dan melihat api sudah mulai membakar isi gudang. 
“Awalnya saya curiga seperti ada letupan di dalam gudang. Saat dicek ternyata benar sudah ada yang terbakar. Tapi api belum sebesar  ini,” ujar Joko salah satu karyawan pabrik, kepada awak media. 
Dikatakan Joko, setelah mengetahui ada kebakaran langsung dilaporkan kepada pihak keamanan pabrik dan karyawan lainnya.  Sejumlah petugas satpam dan karyawan berusaha membuka paksa gudang kapas tersebut, namun petugas sudah tidak bisa  menjinakkan api yang mulai membesar. 
“Kami berusaha memadamkan api dengan membuka hidran air, ternyata tidak keluar. Kami hubungi kepolisian dan pemadam kebakaran.  Api juga sudah mulai membesar,”sebutnya. 
[Harun Alrosid]
Lihat juga...