DBD di Balikpapan Sudah Mendekati Keadaan Luar Biasa

SENIN, 16 MEI 2016

BALIKPAPAN — Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue di kota Balikpapan hingga kini terus bertambah dan mengkhawatirkan. Hingga kini jumlah penderita DBD mencapai 1.586 kasus dari sebelumnya 1.300 penderita. Dan jumlah korban yang meninggal dunia akibat DBD sebanyak 13 kematian.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Suheriyono
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Suheriyono mengatakan, dengan jumlah penderita DBD yang terus bertambah tersebut masyarakat harus waspada dan menjaga kebersihan lingkungan. Bahkan dengab menjaga kebersihan lingkungan salah satu upaya mencegah penyebaran penyakit DBD.
“Semakin bertambahnya penderita dbd ini juga salahsatunya karena krisis air. Bahkan Kasus ini sudah mendekati keadaan luar biasa (KLB). Saya harap masyarakat mewaspadai dengan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Karena ini cara paling efektif,” ungkapnya Senin (16/5/2016).
Berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan jumlah penderita dbd. Lanjut Heri, peran dan partisipasi pemerintahan di tingkat kecamatan, kelurahan juga RT menjadi pilar penting ikut mencegah terjadinya penyebaran penyakit ini.
“Harapannya semua Camat dan Lurah termasuk pengurus RT terus mengencarkan gerakan Pemberantasan Jentik Nyamuk di sekitar lingkungan warga. Tanpa keterlibatan mereka sulit untuk membendung penyebaran penyakit ini,” tandasnya.
Sementara itu, salah seorang warga kelurahan Graha Indah kota Balikpapan, Susi mengatakan, dilingkungan RT tempat tinggal dua minggu sekali dilakukan kerja Bhakti agar lingkungan tetap bersih.
“Bahkan ditempat kami swadaya melakukan fogging bisa setahun dua kali untuk mencegah DBD. Waspada terus dilakukan,” tandasnya.
[Ferry Cahyanti]
Lihat juga...