Jurnalis : Koko Triarko / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Koko Triarko
YOGYAKARTA — Titiek Soeharto meminta kepada seluruh kader Partai Golkar untuk merapatkan barisan mendukung visi misi ‘Satu Golkar Untuk Indonesia’. Rekonsiliasi harus segera dilakukan, guna membangkitkan kembali kekuatan Partai Golkar dalam mengadapi even-even politik mendatang. Hal itu disampaikan dalam Temu Kader Partai Golkar di Kantor DPD Golkar Kabupaten Kulonprogo, Senin (28/3/2016).
Temu kader Golkar di DPD Golkar Kulonprogo
Selain itu, Titiek juga menegaskan kepada seluruh kader, untuk bisa membuat Partai bermanfaat bagi masyarakat luas. Terlebih untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah 2017 di Kabupaten Kulonprogo, Titiek mengingatkan agar semua kader mampu mengembalikan kejayaan Partai.
“Partai Golkar adalah partai yang besar dan memiliki kiprah yang luar biasa di masa lalu. Hanya saja, selama ini kita dipecah-belah dan ini tidak boleh terjadi lagi. Upaya rekonsiliasi harus dilakukan. Munas Bali sudah memiliki kepastian hukum, dan sekarang sudah terbentuk kepengurusan yang sedang diajukan ke Menkumham. Jadi, jangan khawatir ke depan Partai Golkar sudah solid dan akan segera mengadakan Munas”, ungkap Titiek.
Bersama Ketua DPD Golkar Kulonprogo, Sukarman (kiri)
Sementara itu terkait Pilkada 2017 di Kulonprogo, Ketua DPD Kulonprogo yang juga anggota DPRD DIY, Sukarman mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan DPD Provinsi DIY. Sementara ini, katanya, sudah ada beberapa nama yang mengajukan diri untuk diusung oleh Partai Golkar. Namun, hingga kini pihaknya belum menentukan siapa pun.
“Kita baru akan membentuk tim penjaringan minggu depan. Sesuai Juklak No. 5 Tahun 2015, kita akan mengajukan 5 hingga 10 nama bakal calon bupati ke DPD Provinsi, dan DPD Provinsi akan memilih 3 hingga 5 nama untuk disampaikan ke DPP Partai Golkar”, ujarnya.
Sukarman menambahkan, dalam Pilkada 2017, Partai Golkar optimis bisa menang, karena saat ini telah ada beberapa partai yang menghubungi untuk membuat koalisi. Sementara itu, terkait kriteria calon bupati, Sukarman, mengatakan, jika bakal calon yang akan diusungnya harus merupakan kader terbaik dan berkualitas, setia pada Golkar, bangsa dan negara serta tidak menggunakan Narkoba.
“Kita optimis 100 Persen bisa menang. Dan, kita juga optimis perpecahan di tubuh Golkar akan selesai pada 17 Mei mendatang saat digelarnya Munas Partai Golkar”, pungkasnya.