Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Temuan Mayat Perempuan di Aceh Utara

JUMAT, 25 MARET 2016
Jurnalis: Zulfikar Husein / Editor : Fadhlan Armey / Sumber foto: Zulfikar Husein
ACEH — Kepolisian Resort (Polres) Aceh Utara, Provinsi Aceh, hingga saat ini belum berhasil mengungkap identitas jasad tanpa kepala, yang ditemukan nelayan di Seunudon, Aceh Utara, pada awal Maret lalu.
Warga Evakuasi Jasad Perempuan Tanpa Kepada di Aceh Utara

“Saat ditemukan, korban dalam keadaan terapung, kembung dan sudah mulai membusuk. Tak ada tanda pengenal baik disekitar tubuh korban maupun di sekitar lokasi temuan. Jadi agak sedikit menyulitkan kami dalam mengungkap identitas dan melakukan pengembangan kasus ini,” ujar Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, AKP. Mahliadi, kepada Cendana News, Jumat (25/3/2016).

Selain itu, kata Mahliadi, salah satu kesulitan lainnya adalah belum adanya warga yang datang kepada pihak kepolisian melaporkan kehilangan anggota keluarganya. Ia berharap, jika ada yang merasa kehilangan anggota keluarga, sesegera mungkin melaporkan kepada pihak kepolisian agar bisa diungkap melalui DNA korban.

Kemudian katanya, pihak kepolisian juga sudah melakukan otopsi di Rumah Sakit Zainoel Abidin (RSZA) di Banda Aceh. Kuat dugaan, menurut polisi, jasad wanita malang tersebut merupakan korban pembunuhan. Namun katanya, pihak kepolisian masih terus berupaya mengungkap kasus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, nelayan Kecamatan Seunudon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, temukan sesosok mayat perempuan mengambang di perairan Aceh Utara, Minggu (6/3/2016). Mayat yang berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan dalam keadaan tanpa kepala, dan hanya mengenakan pakaian dalam serta luka dibeberapa bagian tubuhnya.

Lihat juga...