Libur Panjang Imlek Arus Penyeberangan Selat Sunda Meningkat

SABTU, 06 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo/ Foto: Henk Widi 

LAMPUNG — Arus penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni lintasan Selat Sunda dalam arus liburan panjang dan Tahun Baru Tionghoa (China) atau Imlek 2567 pada tanggal 8 Februari 2016 mengalami kenaikan. Peningkatan mulai terlihat sejak pagi hingga siang tadi, terutama penumpang pejalan kaki yang turun ke Pelabuhan Bakauheni dari Pelabuhan Merak Banten.
Gerbang Pelabuhan Bakauheni
Menurut Manager Operasional PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) cabang Bakauheni, Heru Purwanto menyebutkan, peningkatan pengguna jasa pelayaran dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak Banten mencapai 30 hingga 35 persen yang pada hari biasa hanya sekitar 10 persen.
Arus liburan yang mengalami peningkatan tersebut diakui Heru masih akan terus terjadi hingga Minggu besok karena sebagian besar menggunakan waktu liburan untuk pulang kampung halaman berkumpul bersama keluarga. Beberapa pengguna jasa pelayaran selain didominasi kendaraan pribadi, kendaraan roda empat sejak pagi ratusan pengendara kendaraan bermotor dengan melakukan konvoi untuk melakukan liburan ke sejumlah tempat wisata di Lampung. Selain itu beberapa rombongan penumpang pejalan kaki yang hendak melakukan perjalanan wisata.
“Prediksi arus balik liburan akan meningkat seiring dengan banyaknya pengguna jasa yang akan kembali ke Pulau Jawa dan sebaliknya ke Pulau Sumatera,”ujar Heru.
Akibatnya, sejak pagi terjadi kekurangan armada jenis travel dan bus akibat kurangnya persiapan dari pihak Organisai Gabungan Angkutan Darat (Organda) dalam mempersiapkan arus liburan panjang jelang Imlek. Beberapa terpaksa menunggu akibat kurangnya armada kendaraan yang akan menuju beberapa wilayah di Provinsi Lampung dan sekitarnya.
“Sempat terjadi kekurangan armada kendaraan pengangkut penumpang dari pagi, tapi akhirnya mulai banyak tersedia armada angkutan karena pengguna jasa mulai meningkat saat arus liburan kali ini,”ungkap Sopian salah satu pengemudi kendaraan travel kepada Cendana News, Sabtu (06/02/2016)
Ketua DPC Organda khusus Pelabuhan Bakauheni, Heri mengungkapkan, sebanyak 100 armada berbagai jenis mulai bus, travel, angkutan pedesaan disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan arus liburan. Selain itu DPC Organda khusus Pelabuhan Bakauheni telah menyiapkan loket penjualan tiket terpadu. Penumpang pejalan kaki menurut Heri dimudahkan dalam pembelian tiket kendaraan berbagai tujuan di Lampung.
“Kami siapkan loket pembelian tiket terpadu dan masih dilakukan uji coba selama seminggu dengan harapan lebih memberi kenyamanan bagi penumpang yang baru turun kapal”ungkap Heri.
Mengantisipasi arus balik arus liburan panjang Imlek PT ASDP Bakauheni telah menyiapkan sebanyak 9 loket penjualan tiket untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Sementara itu loket penjualan tiket penumpang pajalan kaki disediakan sebanyak loket 10 loket untuk mengantisipasi membludaknya penumpang pejalan kaki. Loket pembelian tiket yang dikelola oleh pihak ketiga PT Mata Pencil menyediakan sarana tiket elektronik untuk semua pengguna jasa pelayaran yang akan naik ke kapal.
Beberapa kendaraan memasuki pelabuhan
Berdasarkan data hingga siang ini jumlah penumpang pejalan kaki dewasa dari Pelabuhan Bakauheni mencapai 1,307 orang. Sementara jumlah penumpang pejalan kaki anak anak mencapai 100 orang. Sementara jumlah kendaraan golongan I hingga golongan IX mencapai 4000 unit sejak malam hingga siang ini.
Pantauan media Cendananews.com PT ASDP Bakauheni mengoperasikan sebanyak 26 kapal Roll on Roll Off(Roro) dari sementara 44 kapal tidak beroperasi. Sementara enam dermaga dioperasikan untuk pelayanan arus penyeberangan dengan sebanyak 1 dermaga masih dalam tahap perbaikan.
Lihat juga...