SELASA, 15 FEBRUARI 2016
Jurnalis: Bobby Andalan / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Bobby Andalan
BALI—Komando Resor Militer (Korem) Wira Satya melakukan mutasi terhadap tiga Komandan Komando Distri Militer (Kodim) sekaligus. Ketiga Komandan Kodim yang diganti adalah Komandan Kodim Kabupaten Badung, Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Karangasem.

Komandan Kodim Badung 116/Badung Letkol Inf Teddy Arifiyanto Setimiharja, S.I.P. digantikan oleh Letkol Czi M. Leo Pola Ardiansa S., SH. Komandan Kodim 1619/Tabanan dari Letkol Inf Choiril Anwar, S.Sos digantikan oleh Letkol Inf Herwin Gunawan, SE dan Komandan Kodim 1623/Karangasem dari Letkol Arm Erdi Ekawijayanto, S.I.P digantikan oleh Letkol Inf Fierman Sjafirial Agustus, S.I.P.
Serah terima jabatan (sertijab) tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Korem Wira Satya Bali, Kolonel Nyoman Cantiasa di Aula Makorem Wira Satya Bali Denpasar.
Menurut Komandan Korem Wira Satya Bali, Kolonel Nyoman Cantiasa, sertijab dalam institusi TNI merupakan hal yang wajar demi kebutuhan dan penyegaran dalam institusi TNI. Namun, dirinya menekankan jika Korem Wira Satya adalah Korem internasional karena Bali menjadi tujuan wisata internasional dan banyak even internasional di Bali.
Selain itu tiga wilayah yang diganti tersebut merupakan titik krusial di Bali. “Kodim Badung misalnya, sangat penting karena selalu berhadapan dengan dominasi wisatawan, even berskala nasional dan internasional. Kodim Karangasem menjadi sangat penting karena berkaitan dengan wilayah perbatasan terutama dengan perbatasan wilayah laut. Kodim Tabanan sangat penting karena merupakan salah satu wilayah dengan penuh dinamika yang tinggi,” ujarnya.
Ia mencontohkan, di Karangasem pernah mengumpulkan tokoh-tokoh untuk menyerap aspirasi terutama apa saja gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat. Di Tabanan misalnya, menjadi lumbung pangan Bali, daerah penghasil beras terbesar di Bali. Daerah ini harus dijaga kondusifitasnya.
Setelah pelantikan dan sertijab ini, Cantiasa berharap agar Komandan Kodim yang baru dilantik segera melakukan pemetaan wilayah, identifikasi persoalan-persoalan yang terjadi di wilayahnya masing-masing sehingga lebih mudah melakukan konsolidasi untuk keamanan dan kenyamanan wilayah. Komandan Kodim yang baru diharapkan agar lebih peka terhadap berbagai persoalan-persoalan yang terjadi di wilayahnya masing-masing dan secara dini melakukan antisipasi agar tidak terjadi gejolak sosial di masyarakat.