Bangkitkan Semangat Gotong Royong, Pemuda Aceh Ajak Masyarakat Tanam Pohon

JUMAT, 22 JANUARI 2016
Jurnalis: Zulfikar Husein / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Zulfikar Husein

ACEH—Sejak dulu, Indonesia dikenal sebagai salah satu bangsa yang memiliki budaya gotong royong yang kuat. Gotong royong sudah menjadi ciri khas, gaya berinteraksi dan menjaga silaturahmi di tanah air, tak terkecuali Aceh.


Budaya gotong royong di Aceh bahkan menjadi salah satu alat pemersatu masyarakat ketika melawan penjajah dulunya. Gotong royong juga yang kemudian menjadikan kehidupan masyaralat lebih aman, damai dan tentram.
Namun, seiring perkembangan zaman, budaya ‘memikul bersama-sama’ itu mulai tergerus. Di Aceh sendiri, hampir tidak terdengar lagi kebersamaan melalui gotong royong. Masyarakat semakin apatis dan melupakan budaya dan cirikhas masyarakat Aceh tersebut.
Dengan tujuan membangkitkan kembali semangat gotong royong,  puluhan mahasiswa, pemuda, tokoh masyarakat dan unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kecamatan Pirak Timu melakukan aksi penanaman 1.500 pohon. Kegiatan itu dilakukan di beberapa lokasi strategis di kecamatan setempat, Jumat (22/1/2016).
“Saya pikir, budaya gotong royong harus kita bangkitkan lagi. Nah, salah satunya adalah melalui kegiatan seperti ini, melakukan aksi tanam 1.500 pohon bersama antara mahasiswa, pemuda, tokoh masyarakat serta unsur Muspika Plus, sebagai wujud gotong royong,” ujar T. Faisal Razi, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara, kepada Cendana News.

Kata Faisal, aksi tanam pohon tersebut sengaja dilakukan setiap hari Jumat untuk membangkitkan semangat gotong royong. Selain itu, menanam pohon katanya juga bermanfaat besar terutama untuk mencegah banjir yang sering melanda kawasan tersebut.
“Kecamatan kami adalah salah satu kecamatan yang paling sering dilanda banjir, kami langganan banjir setiap tahun di Aceh Utara ini. Jadi melalui bakti sosial seperti ini kita harap pelan-pelan daerah kami bisa mengendalikan banjir perlahan-perlahan,” kata Faisal.
Ketua Forum Mahasiswa Pirak Timu (FOMA-PT), Amrizal, pohon-pohon bantuan Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Aceh Utara, akan ditanam setiap hari Jumat hingga pohon itu habis nantinya. Setelah itu, tambahnya, masyarakat bersama pemuda setempat akan merawat pohon-pohon tersebut dengan baik.
“Tidak hanya menanam, nantinya kita bersama masyarakat dan para tokoh masyarakat dan pemuda akan bersama-bersama menjaga pohon yang kami tanam ini, karena ini tanggung jawab kita, tanam pohon itu baik dan tanam pohon itu untuk menjaga daerah kami sendiri,” kata Amrizal.
Lihat juga...