![]() |
| Salah satu objek wisata di Lampung |
LAMPUNG –— Sektor pariwisata mulai menunjukkan peningkatan di Provinsi Lampung secara khusus di Lampung Selatan. Beberapa lokasi wisata yang selama ini belum dikenal bahkan mulai jadi destinasi dari pengunjung sebagai dampak dari informasi yang diunggah di jejaring sosial.
Salah satu pemilik biro perjalanan wisata andi yang terus aktif melakukan promosi wisata bahari diantaranya Teluk Kiluan Kiluan Trip yang menawarkan paket perjalanan wisata untuk melihat keindahan Teluk Kiluan di kabupaten Tanggamus. Salah satu daya tarik yang saat ini menjadi penunjang wisata di Teluk Kiluan adalah adanya villa serta cottage dan homestay milik penduduk yang kian hari semakin banyak tumbuh dengan kondisi yang beragam.
“Fasilitas akomodasi penginapan masih jadi penentu untuk kenyamanan wisatawan dan kami pun menawarkan hal tersebut dalam paket wisata”ungkap Andi kepada Cendana News, Jumat (8/10/2015).
Penginapan yang disediakan pun mulai dilirik sebagai sarana pendongkrak kunjungan wisatawan sebab menurut Andi banyak wisatawan yang ingin menikmati suasana destinasi wisata untuk beberapa hari dan mengalami suasana sejak pagi hingga malam hari di destinasi wisata.
Andi mengaku, berbekal sarana jejaring pertemanan serta jejaring sosial beberapa paket perjalanan wisata yang ditawarkannya selalu penuh dengan kuota 10-15 orang untuk trip beberapa hari. Dalam beberapa bulan bahkan ratusan orang telah menggunakan jasa biro perjalanan miliknya atau mencari informasi mengenai tempat wisata di Lampung.
“Kadang ada yang sudah bertanya tapi ga jadi pesan paket wisata dan itu tak masalah yang pasti fungsi promosi saya telah membantu jumlah kunjungan wisata ke Lampung yang makin tinggi jumlahnya”ungkap Andi.
Menurut Andi sebagai pelaku bisnis wisata sejauh ini, sektor pariwisata menjadi unsur penting dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi, tidak hanya nasional, tetapi juga Provinsi Lampung. Terlebih, sejak beberapa tahun terakhir,lokasi yang dekat dengan Jakarta membuat Lampung ikut diperhitungkan sebagai daya tarik destinasi wisata khususnya wisata bahari. Akan tetapi ia mengakui sampai kini, masih ada beberapa hal yang menjadi kendala sektor pariwisata.
“Benar ada sejumlah permasalahan yang menjadi hambatan pariwisata, khususnya, di Lampung . Padahal Lampung memiliki banyak potensi tempat wisata,bahkan berbagai promosi telah dilakukan,”ungkap Andi.
Menurutnya, beberapa hal yang masih menjadi hambatan kepariwisataan di Lampung yaitu ketersediaan sarana infrastruktur yang belum optimal ke kawasan wisata. Beberapa hal yang menjadi masalah klasik diantaranya ketersediaan infrastruktur jalan yang kurang representatif.
“Jalur ke arah Teluk Kiluan bagus dimusim kemarau seperti ini tapi jika musim penghujan terkadang situasi akan sebaliknya sehingga butuh dilakukan perbaikan jalan lebih bagus khusus untuk jalan wisata,”ungkap Andi.
Sementara itu pengelola tempat wisata di Desa Batu Balak Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan yang terkenal dengan Pulau Mengkudu, Zamroni, mengaku kondisi jalan tanah masih dikeluhkan wisatawan yang datang. Padahal Pulau Mengkudu yang merupakan destinasi wisata bagus sudah mulai banyak dikunjungi oleh wisatawan untuk mengabadikan foto keindahan lokasi tersebut. Selain itu batu lapis yang merupakan bukti letusan Gunung Krakatau di masa lalu.
“Namun jalannya masih tanah dan berdebu saat kemarau,selain itu belum ada namanya akomodasi yang representatif berupa penginapan atau cottage di sini jadi kalau berkunjung ke sini hanya siang hari,”ungkap Zamroni.
Ia berharap kepada pihak terkait agar pembenahan infrastruktur jalan bisa dilakukan untuk memudahkan wisatawan berkunjung ke lokasi tersebut. Selain itu dengan semakin banyaknya jumlah wisatawan akan berdampak pada ekonomi warga yang bisa berjualan di lokasi wisata tersebut.
“Kalau sarananya bagus, jalannya bagus pasti wisata di sini akan lebih maju dan Lampung akan semakin dikenal memilki banyak tempat wisata,”ungkapnya.
Di Lampung, salah satu even yang digadang gadang menjadi even untuk menarik jumlah kunjungan wisatawan diantaranya Festival Krakatau. Festival Krakatau ke-25 yang sudah bertahun tahun dilakukan bahkan menurut Dirjen Pengembangan Destinasi Wisata, Lokot Ahmad Endah, saat membacakan sambutan tertulis Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam Festival Krakatau ke-25 Agustus lalu mengungkapkan Festival Krakatau masih monoton dan belum maksimal.
“Pelaksanaan Festival Krakatau masih belum maksimal, perencanaan belum terstruktur dan terukur meski sudah dilakukan sebanyak 25 kali tapi masih terbilang monoton,”ungkapnya.
Pantauan Cendananews.com beberapa ruas jalan di Lampung saat ini mulai dilakukan perbaikan namun belum menyentuh jalan jalan untuk jalur wisata. Beberapa jalan untuk masuk ke kawasan wisata bahkan masih jauh dari kata sempurna untuk mengakses lokasi wisata. Sementara akomodasi berupa tempat penginapan bahkan belum tersedia.
![]() |
| Kondisi jalan menuju objek wisata |
JUMAT, 09 Oktober 2015
Jurnalis : Henk Widi
Foto : Henk Widi
Editor : ME. Bijo Dirajo
