NASIONAL – Penunjukan Sutiyoso menjadi Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) mendapat kritikan dari Relawan Jokowi yang juga Pengamat politik Boni Hargens. Disebutkan, Sutiyoso adalah jenderal masa lalu dan tidak terbiasa menguasai teknologi dalam dunia intelijen. Kepala BIN harus mengerti dunia cyber untuk mengatasi serangan-serangan non konvensional.
“Intelijen kita bukan hanya bagaimana bereaksi terhadap issue isu yang berkembang, tapi terhadap perang nonkonvensional yang berbasis teknologi cyber,” tandas Boni Hargens, Rabu (10/6/2015) malam.
Ia menilai jika pencalonan Sutiyoso itu lolos di DPR maka perlu tenaga muda yang menguasai dunia cyber.
“Karena sekarang kita bicara soal pemberantasan mafia pajak, migas dan lain-lain yang menguasai data transaksi keuangan kita itu negara lain, ya Singapura, Australia, Selandia Baru dan sebagainya,” ujarnya.
Menurutnya intelijen NKRI harus bisa memahami tantangan itu sehingga Indonesia tidak perlu lagi menerima tekanan dari negara Negara Lain.