1.000 Unit Rumah Sederhana Ditargetkan Terbangun Di Kaltim

pembangunan Perumahan Rumah Sederhana
BALIKPAPAN – Sekitar 1.000 unit rumah sederhana ditargetkan terbangun oleh Asosiasi Pengembang dan Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi) Provinsi Kalimantan Timur hingga akhir tahun 2015. 
“1.000 unit rumah sederhana ini untuk masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Ketua Apersi Kaltim, Sri Sukolestari.
Menurutnya, minat masyarakat terhadap program sejuta rumah ini sangat besar. Meskipun antusias masyarakat besar terhadap program ini, pihaknya menyebutkan pembangunan berdasarkan kemampuan daya serap dari unit unit rumah yang telah terbangun di Kalimantan Timur. 
“Kami juga menyesuaikan kemampuan pengembang dengan target yang ditentukan,” ucapnya di kantor Apersi Kaltim yang berlokasi di Balikpapan, Jumat (5/6/2015).
Sri mengakui cukup sulit membangun unit rumah kemudian dijual dengan harga yang sesuai dengan ketentuan pemerintah yakni Rp133 Juta. Mengingat harga jual tanah terus mengalami kenaikan. 
“Hari ini beli tanah, besok sudah naik dua kali lipat. Sehingga kami menyediakan unit tahun ini sudah beli tanah jauh jauh hari. Belum lagi kalo tanahnya ada di dalam kota lebih mahal,” sebutnya.
Karena itu, pembangunan rumah sederhana program pemerintah ini tidak dilakukan ditengah kota, karena harga tanah dan lokasi ditengah kota sudah cukup banyak pemukiman. Untuk kota Balikpapan, Sri menambahkan pembangunan dilakukan di pinggir kota.
“Sebelum pembangunan dilakukan ada delapan proses izin yang harus dilalui seperti izin lokasi, izin pembangunan, izin Amdal dan beberapa izin lainnya,” tandasnya.
Saat ini sudah 700 unit terbangun dari 1.000 unit yang ditargetkan. 700 unit ini tersebar di Balikpapan, Samarinda, beberapa kota di Kaltim. 
——————————————————-
Jumat, 5 Juni 2015
Jurnalis       : Ferry cahyanti
Fotografer : Ferry cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...