Pengeliling Bumi Pertama adalah Orang Indonesia “Enrique Maluku”

CENDANANEWS – Helmi Yahya bukan sosok asing bagi kita para penggemar acara kuis televisi yang bukan cuma sebagai hiburan namun penambah wawasan. Bersama Reinhard R Tawas sejawat Helmi sang peracik acara-acara kuis dibawah Ani Sumadi Production. Karakeristik kedua penulis ini tentu tak terlepas dari gaya mereka dalam menyajikan sebuah acara telivisi yang tidak cuma menghibur namun kaya akan referensi.

Bukan hal biasa bagi mereka berdua meluncurkan sebuah buku bergenre sejarah, buku berjudul: Pengeliling Bumi Pertama adalah Orang Indonesia “Enrique Maluku” contohnya. Buku yang terdiri dari 233 halaman ini merupakan sebuah bentuk “interupsi” atas klaim bangsa lain (Malaysia dan Filipina) tentang siapa sosok Enrique manusia pertama dalam sejarah sebagai pengeliling bumi. Referensi utama buku ini berdasarkan tulisan Maximillianus Transylvanus seorang penulis abad XVI yang pertamakali mewawancarai awak kapal Ferdinand Magellan sepulang dari ekspedisi mencari rute ke pulau rempah-rempah Maluku.
Pembaca mungkin bertanya-tanya dimanakah sosok utama buku ini ketika lebih dari separuh halaman buku dibaca rasa penasaran tak juga kunjung tuntas. Helmi dan Reinhard seperti tak bisa lekang dengan gaya mereka dalam membikin kuis televisi, diawal buku pembaca diperkenalkan dengan tokoh-tokoh yang tak memiliki hubungan samasekali dengan tokoh utama, lalu beranjak pada sejarah kerajaan Nusantara selanjutnya baru disinggung sekelumit tentang Enrique Maluku. Plot buku ini justeru cukup membuat pembaca mengernyitkan kening karena sosok tokoh utama tiba-tiba muncul lalu hilang oleh kisah-kisah lain yang terjadi pada masa-masa tersebut.
Duo penulis memang bukan pakar sejarah, namun usaha mereka untuk menampilkan sosok Enrique Maluku patut diapresiasi sebagai bentuk sikap Nasionalisme. Pembaca tidak bisa berharap dari buku ini ditemukan fakta-fakta arkeologik ataupun bukti-bukti primer lain selain manuscript Maximillianus untuk menegaskan sosok Enrique sebagai tokoh utama buku ini adalah pengitar bumi pertama didunia yang berasal dari Nusantara. Mungkin buku ini bisa dijadikan PR bagi sejarawan maupun arkeolog untuk merekonstruksi kembali sosok Enrique Maluku yang terabaikan dari bangsa maritim ini. Diseberang sana negara Malaysia justeru menjadikan sosok Enrique bak Pahlawan Nasional dipuja dan dibanggakan dengan sebutan Panglima Awang. 
Diterbitkan oleh Phoenix Publishing tahun 2014 buku ini dikemas dengan bahasa lugas sehingga enak dibaca. Sangat cocok menambah perbendaharaan wawasan serta Nasionalisme bagi pelajar pendidikan dasar hingga lanjutan atas. Spirit penulis yang ingin menularkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia berhasil disampaikan.
——————————————–
Rabu, 25 Februari 2015
Resensi : Gani Khair 
——————————————-
Lihat juga...