
Pacu Jawi berarti adu balapan sapi. Sapi yang diadu dikendalikan oleh seorang joki. Joki naik di atas alat pembajak sawah, berpegangan dan bertumpu pada alat pembajak sawah. Joki yang mengendalikan sapi tidak diperkenankan menggunakan alas kaki. Alat pembajak sawah dikaitkan pada sepasang sapi yang dikendalikan oleh seorang joki. Yang unik dari Pacu Jawi Tanah datar adalah joki menggigit ekor sapi agar sapi memacu lari sekencang-kencangnya.
Pacu Jawi tanah Datar sudah ada turun menurun sejak zaman nenek moyang. Nilai kegotong-royongan dalam menggarap sawah adalah esensi dari Pacu Jawi. Selain itu Pacu Jawi juga mengandung nilai-nilai budaya, filosofi dan pariwisata.
Acara di arena Pacu Jawi Tanah Datar biasanya digelar mulai pukul sepuluh pagi hingga pukul lima sore. Para turis apabila ingin menyaksikan atraksi yang lebih meriah dari pada biasanya bisa mengunjungi Tanah Datar saat Bulan Juni, Juli dan Oktober di saat peserta Pacu Jawi mencapai 500 hingga 800 peserta.




