Para petani meminta agar Pemerintah Daerah (Pemda) Sikka provinsi NTT melakukan intervensi untuk mengatasi serangan hama agar tidak meluas dan membuat tanaman jagung yang baru berumur sebulan mati terserang hama.
Menurut dia, yang penting tanaman bisa tumbuh bagus sampai masa panen tiba. Petani berharap, pekerjaan perbaikan irigasi Gumbasa yang rusak total diterjang gempabumi dan likuefaksi tersebut bisa selesai tepat waktunya.
"Saya baru mulai tanam jagung pada akhir Desember, lalu. Tahun ini hujan terlambat, sehingga kami juga tanam jagung terlambat," kata Germanus Eliseus, warga dusun Habi Langir, desa Habi, kecamatan Kangae, kabupaten Sikka, Senin (13/1/2020).
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan, A Thamrin, di Palembang, Sumsel, Minggu, mengatakan uji coba sudah dilakukan sejak 2018 di atas lahan seluas lima hektare.
"Jagung sebenarnya potensial, pasarnya sangat bagus. Sekarang Pemerintah Aceh melalui Distanbun sedang menggalakkan petani kita menanam jagung," kata Kabid Tanaman Pangan Distanbun Aceh, Safrizal, di Banda Aceh, Jumat.