Dari Mesir, Ibrahim dan rombongan yang di dalamnya termasuk Siti Hajar kembali ke Hebron, di Palestina. Ini periode kedua Ibrahim di Palestina dalam catatan kehidupan Ibrahim.
"Bayangkan saja pada era kolonial di mana pendidikan memiliki keistimewaan dan mahal, seolah hanya menjadi hak orang kaya dan kaum bangsawan. Ismail Marzuki tidak pernah kehabisan akal untuk tetap menggali ilmu pengetahuan," papar Aki Maja.
"Kalau perencanaan sudah sejak lama diajukan. Bahkan maketnya kita sudah ada. Hanya masih menunggu hasil evaluasi tim cagar budaya," kata Eko, Selasa (25/6/2019).