Hasil sidak tim Pertamina Kalimantan Barat di Kabupaten Bengkayang, ditemukan tiga rumah makan masih menggunakan elpiji bersubsidi, atau gas isi tiga kilogram yang merupakan hak masyarakat tidak mampu.
Warga perbatasan Indonesia - Malaysia di Lanjak, Kecamatan Batang Lupar, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, mengeluhkan harga elpiji subsidi tiga kilogram yang mencapai Rp50 ribu di tingkat pengecer.
Jika awal operasi pasar hanya dilakukan di satu lokasi, maka kini dengan beroperasinya kembali stasiun pengangkutan dan pengisian bulk elpiji (SPPBE) di Muhsans, lokasi operasi pasar bertambah.
"Bagi masyarakat yang akan menukar tabung subsidi tiga kilogram menjadi tabung elpiji nonsubsidi 5,5 kilogram, silahkan menukarkan ke pangkalan atau agen terdekat," katanya, Sabtu (6/10/2018).