Bank Indonesia (BI) menyebut nilai tukar rupiah yang dalam beberapa hari terakhir bergerak di rentang Rp13.700-Rp13.800 per dolar AS sudah berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.
Peluang untuk melonggarkan instrumen bunga acuan sudah sangat terbatas di 2018, sehingga Bank Sentral lebih mengandalkan kebijakan makroprudensial, dan instrumen nonbunga untuk memacu pemulihan pertumbuhan ekonomi.
JAYAPURA - Pihak Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua, meminta masyarakat mewaspadai peredaran uang palsu, meskipun sejauh ini jumlah uang palsu yang ditemukan relatif minim.
Deputi KPw BI Provinsi Papua, Fauzan,…
PEKANBARU - Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau pada triwulan I-2018 bisa mencapai 2,75 persen.
Berdasarkan laporan analisis Bank Indonesia Provinsi Riau yang diterima Senin (15/1/2018), ekonomi Riau pada awal…
JAKARTA - Bank Indonesia melalui hasil surveinya memperkirakan kegiatan dunia usaha akan meningkat pada kuartal I/2018, di antaranya karena meningkatnya penggunaan tenaga kerja dan kontribusi dari derasnya investasi dibanding kuartal…
JAKARTA - Bank Indonesia melalui surveinya, memperkirakan penjualan eceran selama kuartal IV 2017 hanya tumbuh 2,4 persen (year on year/yoy) atau melambat jika dibandingkan periode sama 2016 yang sebesar 9,5 persen (yoy).
Berdasarkan…