Warga Tangerang diharapkan dapat membuat bank sampah secara mandiri di rumah masing-masing. Hal itu sebagai imbas dari sosialisasi pemilahan sampah yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup.
Banyak lulusan Madrasah dan Pondok Pesantren (Ponpes) di NTB saat ini tidak melanjutkan pendidikannya ke Perguruan Tinggi (PT). Alasan ekonomi membuat mereka tidak mengenyam pendidikan tinggi.
Kondisi persampahan khususnya sampah plastik di Indonesia masih sangat memprihatinkan. Bagaimana tidak, hingga saat ini Indonesia masih menjadi negara urutan ke dua penghasil sampah plastik terbanyak setelah Cina.
Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur mencatat, volume sampah yang terkumpul dari wilayah tersebut di bank sampah induk, rata-rata mencapai 100 ton per-bulan.