KUD Gemah Ripah Trirenggo gelar RAT Tutup Buku Tahun Anggaran 2021
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
YOGYAKARTA, Cendana News — Koperasi binaan Yayasan Damandiri, KUD Gemah Ripah Trirenggo Bantul menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun Anggaran 2021, bertempat di joglo Balai desa Trirenggo, Bantul, Selasa (20/12/2022) hari ini.
Selain dihadiri sejumlah pengurus, pengawas maupun anggota koperasi, RAT ini juga dihadiri sejumlah pejabat desa setempat, antara lain Lurah atau Kepala Desa Trirenggo, perangkat desa, hingga perwakilan dari Dinas Koperasi Kabupaten Bantul, serta Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal).
Dalam kegiatan yang digelar sederhana itu, Manager Umum Koperasi Gemah Ripah Trirenggo, H Ambyah menyampaikan laporan pertanggung-jawaban Koperasi. Antara lain meliputi sejumlah program yang dijalankan serta capaian KUD Gemah Ripah sepanjang tahun 2021.
Dalam paparannya, Ambyah mengakui masih banyaknya kendala yang dihadapi pihak pengurus koperasi, akibat terdampak wabah pandemi Covid-19. Hal tersebut dinilai sangat berpengaruh terhadap sejumlah unit usaha yang dijalankan KUD Gemah Ripah.
“Wabah pandemi Covid-19 yang berlangsung sampai akhir tahun 2021, memberikan dampak luar biasa terhadap kondisi perekonomian warga di desa Trirenggo. Sehingga turut mempengaruhi kondisi sejumlah unit usaha koperasi baik itu unit Warung Kita maupun Modal Kita,” katanya.
Meski tak bisa berjalan maksimal, Ambyah mengaku bersyukur, sejumlah unit usaha koperasi tersebut masih bisa berjalan dan terus berkontribusi membantu warga masyarakat di desa Trirenggo.
Unit usaha pinjaman ‘Modal Kita’ yang dijalankan KUD Gemah Ripah, misalnya, sepanjang tahun 2021 tercatat, telah membantu akses permodalan bagi sekitar 1.054 warga miskin atau kurang mampu yang menjadi anggota koperasi.
Mereka tersebar di sebanyak 16 kelompok Modal Kita tingkat dusun, serta 180 sub kelompok Modal Kita di tingkat RT/RW.
Dimana sampai dengan akhir tahun 2021, tercatat dari gelontoran pinjaman dana dari Yayasan Damandiri sebesar Rp1,875 milyar, KUD Gemah Ripah Trirenggo tercatat mampu memutar omset pinjamanan tersebut hingga menyentuh angka Rp3,175 milyar lebih.
Sementara itu hal serupa juga terjadi pada unit usaha Warung Kita. Meski mengakui belum maksimal dalam pengelolaan, Ambyah menyebut sepanjang tahun 2021, unit usaha Warung Kita tercatat turut berkontribusi membantu menyalurkan program bantuan pemerintah yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada sekitar 200-250 warga desa Trirenggo.
Bahkan dari kegiatan penyaluran BPNT tersebut unit usaha Warung Kita, sepanjang tahun 2021 tercatat mampu mendapatkan pemasukan hingga mencapai Rp76 juta.
“Selama tahun 2021, KUD Gemah Ripah juga telah melaksanakan sejumlah program sosial. Antara lain menyalurkan dana bantuan renovasi kamar mandi dan tempat wudhu bagi sebanyak 1 masjid dan 3 mushola di 4 padukuhan desa Trirenggo. Dengan total anggaran mencapai Rp13,213.500,” ungkapnya.
Ke depan Ambyah beserta segenap pengurus KUD Gemah Ripah, mengaku akan lebih mengoptimalkan setiap kegiatan koperasi melalui unit-unit usaha yang ada. Dalam kesempatan yang baik itu, ia pun tak lupa juga meminta saran dan masukan dari berbagai pihak.
“Kita berharap adanya saran dan masukan dadi berbagai pihak. Termasuk dari jajaran pemerintah desa Trirenggo. Agar senantiasa mendukung KUD Gemah Ripah Trirenggo. Karena bagaimanapun, koperasi Gemah Ripah didirikan untuk membantu pemerintah mengatasi persoalan dan meningkatkan kesejahteraan warga desa Trirenggo,” pungkasnya.