Desa Tamanmartani contoh sukses pemberdayaan masyarakat miskin Yayasan Damandiri
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
YOGYAKARTA, Cendana News — Sejak 2017, Yayasan Damandiri aktif menggerakan dan menjalankan program pemberdayaan masyarakat miskin di berbagai daerah.
Program pemberdayaan masyarakat miskin itu dijalankan Yayasan Damandiri lewat program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) yang tersebar di sebanyak 15 desa binaan.
Lewat program pemberdayaan masyarakat miskin inilah, Yayasan Damandiri bentukan Presiden Soeharto, bertekad mengentaskan persoalan kemiskinan yang ada di setiap desa.
Salah satu desa binaan Yayasan Damandiri, yang berhasil menjalankan program pemberdayaan masyarakat miskin adalah desa Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta.
Melalui Koperasi Tamanmartani Sejahtera, program pemberdayaan masyarakat miskin di tingkat desa ini dijalankan secara berkelanjutan setiap tahunnya.
Di samping memanfaatkan program-program bantuan sosial dari pemerintah, Koperasi Tamanmartani Sejahtera, selaku pelaksana program DCML juga aktif membantu warga miskin memanfaatkan dana SHU Koperasi, maupun kemitraan dengan lembaga lainnya.
Manager Umum Koperasi Tamanmartani Sejahtera, Maimunah menyebutkan, pelibatan berbagai pihak ini dilakukan guna memudahkan upaya pengentasan kemiskinan masyarakat di desa Tamanmartani.
Dengan semakin banyak elemen masyarakat yang terlibat, maka kegiatan pemberdayaan masyarakat miskin di desa Tamanmartani diharapkan akan semakin mudah dan berjalan lebih cepat.
“Program pemberdayaan masyarakat miskin di desa Tamanmartani ini kita lakukan meliputi sejumlah aspek. Mulai dari aspek ekonomi, pendidikan, lingkungan maupun kesehatan,” katanya.
Di bidang ekonomi, Koperasi Tamanmartani Sejahtera selama ini aktif memberikan pinjaman lunak atau modal usaha bagi seluruh warga desa. Baik itu kalangan warga miskin maupun menengah ke atas.
Memanfaatkan dana bantuan PNMP serta modal dari Yayasan Damandiri, program pinjaman modal usaha ini telah mampu menyasar lebih dari 775 warga dengan omset atau perputaran mencapai Rp350 juta per bulan.
Di samping menjalankan program pinjaman modal usaha, Koperasi Tamanmartani Sejahtera, selama ini juga aktif melakukan pemberdayaan ekonomi dengan memaksimalkan potensi pariwisata di desa Tamanmartani.
Di antaranya mengembangkan usaha penginapan di rumah-rumah warga lewat pendirian ‘Kampung Homestay Damandiri’, serta mengembangkan UKM kukiner warga lewat pendirian unit ‘Warung Kita Damandiri’.
Di bidang pendidikan, pemberdayaan dilakukan antara lain dengan menggelar pelatihan bagi guru-guru PAUD/TK serta memberikan beasiswa bagi siswa miskin atau kurang mampu serta anak yatim-piatu.
Di bidang kesehatan dan lingkungan, pemberdayaan dilakukan dengan menyalurkan berbagai bantuan sosial bagi warga desa.
Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis dan penyaluran bantuan sembako rutin bagi lansia, renovasi rumah warga miskin, lantainisasi, jambanisasi, hingga berbagai bantuan lainnya.
Berkat berbagai upaya ini, salah satu tokoh penggerak DCML, yakni Manager Umum Koperasi Tamanmartani Sejahtera, Maimunah bahkan berhasil meraih juara 1 lomba Pilar Sosial yang digelar Kementrian Sosial RI tingkat kabupaten Sleman, serta juara 2 tingkat Provinsi DIY, pada pertengahan tahun 2022 lalu.