Omzet Penjualan Migor Koperasi di Cilacap Rp1,2 Miliar per Bulan

Editor: Koko Triarko

CILACAP, Cendana News – Omzet penjualan migor alias minyak goreng Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera Madura, Wanareja, Cilacap, Jawa Tengah, mencapai Rp1,2 miliar.

Konsistensi dan fokus program menjadi kunci meningkatnya penjualan minyak goreng Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera binaan Yayasan Damandiri tersebut.

Mulai berjalan sejak 2021, omzet usaha Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera di desa Madura ini memang terus meningkat.

Pemasarannya pun tidak hanya sebatas di kabupaten Cilacap dan Jawa Tengah. Tetapi, juga menyebar hingga ke wilayah kabupaten Pangandaran hingga kota Banjar di Jawa Barat.

Manajer Umum Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera, Puji Heri Santoso mengatakan sejak awal pihaknya memang ingin usaha koperasi bisa berkembang ke berbagai daerah.

Untuk itu, pihaknya memilih minyak goreng sebagai komoditas unggulan karena merupakan bahan kebutuhan pokok masyarakat.

Selain itu, pihaknya memilih minyak goreng karena daya simpan atau masa kedaluwarsa yang relatif lama.

Puji Heri Santoso mengatakan, semula pihaknya menjual berbagai macam kebutuhan sembako, seperti tepung, gula dan lainnya.

Yayasan Damandiri kemudian memberikan arahan agar pihaknya fokus menjual minyak goreng dengan menjadi distributor.

Dengan fokus menjual satu produk minyak goreng tersebut, usaha Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera mampu berkembang pesat.

Sejumlah strategi pemasaran dijalankan, guna mendongkrak omzet penjualan minyak goreng tersebut.

“Kita memanfaatkan tiga jenis sales, yakni sales kanvas, sales taking order dan sales keliling. Sales-sales ini kita sebar ke wilayah Cilacap, hingga Banjar dan Pangandaran,” ungkapnya.

Jika pada awal tahun 2022 lalu, omzet usaha minyak gorengnya masih sekitar Rp750 juta per bulan, pada pertengahan tahun 2022 ini meningkat menjadi Rp1,2 miliar per bulan.

“Beberapa waktu lalu saat minyak goreng subsidi mengalami kelangkaan, kita juga turut membantu masyarakat menyediakan minyak goreng,” katanya.

Dia mengatakan, membantu masyarakat telah menjadi komitmen koperasi.

“Jadi, tidak hanya sekadar berbisnis, namun juga berkontribusi membantu dan mengatasi persoalan masyarakat,” pungkasnya.

Lihat juga...