Ekonomi Kreatif Penggerak Penting Menuju Indonesia Maju
Admin
YOGYAKARTA, Cendana News – Ekonomi kreatif (ekraf) menjadi salah satu sektor penggerak penting menuju Indonesia maju.
Hal tersebut karena ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor penggerak menuju Indonesia maju digerakkan oleh sumber daya alam terbarukan, dan tersedia melimpah di Indonesia.
Selain itu, Indonesia juga memiliki sumber daya manusia kreatif dalam jumlah yang besar, serta sumber warisan budaya yang unik dan beragam.
“Untuk itu, perlu upaya pengembangan ekonomi kreatif yang berkesinambungan, sebagai sumber daya saing baru bagi masyarakat yang berkualitas hidup lebih baik,” kata Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo DIY, Rahmat Sutopo.
Dia mengatakan, dalam upaya tersebut Pemda DIY juga telah meletakkan dasar pengembangan ekonomi kreatif, yang akan membawa bangsa menuju pembangunan ekonomi yang berkualitas.
“Salah satunya dengan membangun laboratorium cipta kreasi teknologi audio visual di Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta,” katanya.
Menurutnya, lokasi laboratorium cipta kreasi teknologi audio visual itu memiliki zona kreatif, zona solusi, zona produktif, dan zona hijau.
Dan, akan dibangun di Dusun Ngawen, Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, serta di Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
“Adapun anggaran untuk pembangunannya berkisar Rp517 juta,” ujar Rahmat.
Dia menjelaskan, hasil kajian yang termuat dalam laporan akhir rencana pembangunan laboratorium itu mencakup beberapa aspek.
Antara lain terkait lokasi, potensi budaya, sosial dan ekonomi yang berhubungan dengan cipta kreasi teknologi audio visual.
Kemudian, operator secara kelembagaan, sarana dan prasarana, pelatihan yang bisa dikembangkan, serta pemeliharaan peralatan.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo DIY, Rahmat Sutopo menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan dalam Focus Group Discussion, tentang perencanaan pembuatan ruang laboratorium cipta kreasi teknologi audio visual.
Acara tersebut berlangsung di Ruang Kresna Diskominfo Daerah Istimewa Yogyakarta Jalan Bigjen Katamso, Yogyakarta, Rabu (3/8).
Hadir dalama acara itu, Koordinator Bidang Advokasi, Sosialisasi, dan Edukasi Komisi Informasi Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Surani, Ketua Forum Kelompok Informasi Masyarakat DIY, H. Suripto,dan Sekretaris Forum Kelompok Informasi Masyarakat Kabupaten Sleman, Adnan Iman Nurtjahjo.
Adapun sebagai narasumber, Dosen Program Studi Komputer dan Sistem Informasi Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada sekaligus Direktur Akasacara Film, Yusron Fuadi, serta Tenaga Ahli dari CV Lotus Karya Benua yang memberikan paparan penanggap.