Wow, Dalang Cilik Ini Bisa Mendalang Setelah Belajar Lewat YouTube

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA, Cendana News — Sepintas, bocah 10 tahun bernama Aldimas Alby Erdani Widia Putra ini nampak seperti anak usia SD pada umumnya. Namun begitu memakai blangkon, surjan serta jarik, siswa asal SD Negeri Gedongkuning, Yogyakarta ini akan nampak berbeda.

Dalang cilik asal Yogyakarta Aldimas Alby Erdani Widia Putra (10). Foto Jatmika H Kusmargana

Ia akan terlihat begitu terampil dalam memainkan sejumlah lakon pewayangan, yang selama ini kebanyakan hanya dilakukan oleh seorang dalang dewasa.

Ya, Alby, sapaan akrabnya, memang merupakan salah seorang dalang cilik yang ada di Yogyakarta. Meski baru berusia 10 tahun, namun kemampuannya dalam menggelar pertunjukan wayang kulit sudah tidak diragukan lagi.

Ia bahkan sudah menorehkan sejumlah prestasi, di antaranya juara di ajang lomba dalang cilik, baik itu dari tingkat kabupaten/kota hingga propinsi. Termasuk juga pentas di hadapan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

“Saya mulai mengenal wayang kulit sejak masih PAUD. Lalu mulai mendalami saat usia 5 tahun. Awalnya hanya lihat di TV. Kemudian tertarik dan akhirnya mempelajari sendiri,” ungkap Alby saat ditemui di sela pentas pertunjukan kesenian wayang kulit dalam rangka Milad ke 32 SD Muhammadiyah Condongcatur, Sabtu (23/07/2022) malam.

Alby mengaku tertarik pada wayang karena bentuknya yang unik serta ceritanya yang menarik. Ketertarikannya terhadap kesenian tradisional itu, menurun dari darah keluarganya yang memang sudah akrab dengan dunia kesenian.

“Mbah Canggah (4 generasi ke atas) dulu katanya juga seorang dalang. Kalau kakek saya pelaku kesenian musik keroncong. Sedangkan bapak pelaku kesenian campursari,” ungkapnya.

Sebelum masuk sekolah pedalangan sejak 1 tahun terakhir, Alby sebelumnya ternyata pernah belajar mengenal seluk beluk pewayangan secara autodidak, dengan cara memanfaatkan media sosial seperti YouTube.

“Biasanya saya suka liat video-video pertunjukan wayang di YouTube. Lalu coba saya mainkan atau mempraktekkan sendiri. Tokoh wayangnya beli di pasar yang ukurannya kecil-kecil itu,” ungkapnya polos.

Mendapat dukungan penuh dari orang tua, Alby mengaku kini telah menguasai lebih dari 8 lakon pewayangan. Sekali tampil ia biasanya akan mendalang selama kurang lebih 2 jam.

“Kalau tokoh wayang favorit, saya paling suka Krisna. Karena ia merupakan titisan dewa Wisnu yang memiliki karakter cerdas, baik dan lembah lembut,” ungkapnya.

Kepada anak-anak lain seusianya, Alby pun berpesan agar jangan pernah malu terhadap budaya warisan leluhur sendiri. Karena itu ia mengajak generasi muda seperti dirinya agar mau melestarikan kesenian tradisi agar tidak hilang begitu saja.

Lihat juga...