Menhan Prabowo: Aparatur Sipil yang Unggul Dukung Ketahanan Nasional

Admin

JAKARTA, Cendana News – Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, menegaskan aparatur sipil yang unggul turut mendukung terciptanya ketahanan nasional.

Selain sipil yang unggul, Menhan Prabowo juga mengatakan ketahahan nasional tentu saja memerlukan tentara, polisi dan intelijen yang unggul pula.

Menurut Menhan Prabowo, ketahanan nasional adalah kondisi ideal suatu bangsa untuk mengembangkan kekuatannya.

Sehingga bisa menghadapi berbagai ancaman yang datang mengganggu kelangsungan hidup bangsa, baik internal maupun eksternal.

“Karena itu, butuh sipil yang unggul, tentara yang unggul, serta polisi dan intelijen yang unggul,” tegas Menhan Prawobo.

Dia mengingatkan pula, bahwa sebuah bangsa tidak bisa digerakkan oleh satu orang saja. Perlu kerja sama.

“Ini ingin saya tegaskan, kalau di tingkat nasional kita memang tidak bisa lepas dari eksekutif, yudikatif, legislatif. Tapi, ada juga para pengusaha nasional, cendekiawan, pemimpin agama, ini yang menggerakkan sebuah bangsa,” ujar Menhan Prabowo.

Menhan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menjelaskan lagi, bahwa keunggulan perlu untuk mengembangkan dan menjaga elemen-elemen kekuatan nasional Indonesia yang ada saat ini.

Adapun elemen-elemenitu adalah kekuatan geografi, demografi, sumber daya alam, politik, ekonomi, militer, dan psikologi.

Dia mengatakan, aparatur sipil negara yang unggul dan excellent civil berarti guru-guru, dosen-dosen, harus unggul.

“Ilmuwan-ilmuwan, kepala desa, camat, bupati, gubernur, dirjen-dirjen, dan lain-lain,” kata Menhan Prabowo.

Dia menegaskan, lagi bahwa para akademisi dan guru besar memiliki tanggung jawab kepada masa depan bangsa.

Karenanya, dia mengajak semua pihak untuk menuju aparatur yang unggul demi keberlangsungan bangsa.

Menhan Prabowo menyampaikan hal tersebut saat memberikan kuliah umum pada Temu dan Rapat Kerja Nasional Forum Dekan Ilmu-Ilmu Sosial Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia di Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, Minggu (3/7).

Acara yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya itu mengangat tema ‘Urgensi Ketahanan Nasional dalam Kepemimpinan Nasional’.

Hadir dalam acara tersebut antara lain, Rektor Universitas Brawijaya, Prof Widodo, SSi, MSi, PhD, MedSc..

Kemudian, Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya sekaligus Ketua FORDEKIIS, Drs. Andy Fefta Wijaya, MDA., PhD.

Lihat juga...