Organda Siapkan Armada Cadangan Antisipasi Lonjakan Penumpang
Editor: Koko Triarko
LAMPUNG, Cendana News – Organisasi Angkutan Darat (Organda) menyiapkan seratusan armada cadangan, guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik-balik Lebaran tahun 2022 ini.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organda Lampung Selatan, KMS Ivan Rizal menyebut pihaknya telah menyiapkan 924 unit armada angkutan Lebaran dan seratusan armada cadangan.
Ivan Rizal menjelaskan, armada angkutan Lebaran 2022 tersebut terdiri dari bus antar kota antar provinsi (AKAP), Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), bus agloremasi, dan angkutan perintis.
“Kelonggaran syarat perjalanan mudik Lebaran diprediksi akan meningkatkan jumlah penumpang pejalan kaki,” terang KMS Ivan Rizal kepada Cendana News, Senin (25/4/2022).
Ivan Rizal merinci, angkutan umum yang disiagakan meliputi bus AKAP sebanyak 288 unit dengan kapasitas 12.023 orang.
Bus AKDP 450 unit kapasitas 13.619 orang, bus aglomerasi sebanyak 10 unit dengan kapasitas 300 orang. Dan, bus reguler dan eksekutif trayek Bakauheni-Rajabasa.
Sementara itu bus cadangan Trans Lampung yang disiagakan (stand by) ada 20 unit.
Puluhan bus tersebut akan digerakkan dalam keadaan situasional, bila bus reguler sudah habis.
“Selain itu, 10 unit Bus DAMRI juga disediakan sebagai cadangan yang akan digerakkan dalam keadaan situasional saat reguler dan bus Trans Lampung sudah habis,” beber Ivan.
Dia menjelaskan, kendaraan yang dikerahkan sesuai kesepakatan dengan pihak terkait berupa angkutan antar jemput dalam provinsi (AJDP).
Kendaraan AJDP yang disiapkan ada 112 unit dengan trayek pelabuhan Bakauheni-Bandar Lampung dan sekitarnya. Dengan kapasitas 1.024 orang.
Cadangan sebanyak 145 unit kendaraan angkutan antar jemput antar provinsi (AJAP) dengan kapasitas 1.464 orang.
Antisipasi lonjakan penumpang yang turun dari kapal kendaraan bus pariwisata juga disiagakan sebanyak 124 unit, dengan kapasitas 5.933 orang.
Sejumlah taksi bandara sebanyak 115 unit, dengan kapasitas 678 orang penumpang.
Sementara itu pantauan Cendana News pada angkutan Lebaran memasuki H-7, arus penyeberangan di pelabuhan Bakauheni masih terpantau lancar.
Dominasi kendaraan bus, travel dari pulau Jawa menuju Sumatera terlihat dari 7 dermaga.
Belum terlihat lonjakan signifikan penumpang pejalan kaki dan pengguna kendaraan roda dua.
Dominasi kendaraan logistik terlihat berupa truk kebutuhan pokok. Antrean terlihat di pintu masuk pembelian tiket menuju dermaga eksekutif. Sebaliknya, antrean ke dermaga reguler terlihat lebih lengang.
Sejumlah kendaraan pemudik asal Sumatera tujuan pulau Jawa didominasi kendaraan asal Riau, Jambi hingga Aceh.
Petugas mengarahkan kendaraan yang belum membeli tiket secara online melalui aplikadi Ferizy. Dan, mengarahkan proses pembelian langsung (on the spot).