Pasien COVID-19 di Bangka Capai 9.941 Orang
SUNGAILIAT – Total pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terhitung sejak munculnya kasus virus jenis itu selama kurang lebih dua tahun terakhir tercatat mencapai 9.941 orang.
Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, mengatakan 9.941 orang yang terkonfirmasi COVID-19 tersebar di delapan kecamatan, 9.484 orang, di antaranya sudah sembuh dan 364 orang meninggal dunia, serta 93 pasien COVID-19 aktif.
“Dari 9.941 total kasus COVID-19 tersebut sudah termasuk penambahan 30 kasus COVID-19 harian yang ditemukan kemarin, Kamis (10/2),” katanya melalui keterangan resmi di Sungailiat, Jumat (11/2/2022).
Di Kecamatan Bakam, terdata 163 kasus, 154 sembuh, delapan meninggal dunia, dan satu pasien aktif, Belinyu terdapat 1.467 kasus, 1.334 sembuh, 118 meninggal dunia, serta 15 pasien aktif COVID-19.
Kecamatan Mendo Barat sebanyak 733 kasus, 705 sembuh, 24 meninggal dunia, empat pasien aktif, Merawang 946 kasus, 905 sembuh, 24 meninggal dunia, dan 19 pasien COVID-19 meninggal dunia.
Pemali terdapat 1.844 kasus, 1.804 sembuh, 34 meninggal dunia, dan enam pasien aktif COVID-19, Puding Besar ada 314 kasus, 304 sembuh, sembilan meninggal dunia, serta satu pasien aktif COVID-19.
Di Kecamatan Riau Silip sebanyak 539 kasus, 497 sembuh, 33 meninggal dunia, dan sembilan pasien aktif COVID-19, serta Kecamatan Sungailiat 3.935 kasus, 3.781 sembuh, 116 meninggal dunia, serta masih terdapat 38 orang pasien aktif COVID-19.
Boy Yandra mengakui, selama beberapa hari terakhir terjadi peningkatan sebaran kasus COVID-19 di daerah yang mencapai puluhan orang, bahkan dua di antaranya diketahui terinfeksi varian Omicron.
Layanan vaksinasi dosis pertama kelompok masyarakat umum tercapai 78.08 persen atau 199.239 orang dari total sasaran 255.161 orang.
“Vaksin kedua pada kelompok dan target yang sama tercatat mencapai 160.799 orang atau 63,02 persen tersebar di delapan kecamatan atau di 62 desa,” katanya.
Dia menekankan, masyarakat di semua lapisan disiplin menerapkan protokol kesehatan karena kasus sebaran virus corona kembali melonjak, sedangkan masyarakat yang belum divaksin segera mendaftar ke gerai layanan terdekat. (Ant)